Polisi Berhasil Tangkap Nanang alias Gimbal, Pelaku Pembunuhan Artis Sandy Permana

Rabu 15 Jan 2025 - 14:14 WIB
Reporter : Melly
Editor : Melly
Polisi Berhasil Tangkap Nanang alias Gimbal, Pelaku Pembunuhan Artis Sandy Permana

BACAKORAN.CO - Setelah menjadi buronan, Nanang alias Gimbal akhirnya berhasil diringkus oleh pihak kepolisian.

Pelaku yang diduga bertanggung jawab atas tewasnya artis Sandy Permana, salah satu pemeran sinetron populer Mak Lampir, ditangkap pada Rabu, 15 Januari 2025, sekitar pukul 10.45 WIB di Dusun Poris, Desa Kutamukti, Kecamatan Kutawaluya, Karawang, Jawa Barat.  

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, mengonfirmasi bahwa Nanang ditangkap dalam kondisi bersembunyi.

"Saat ditangkap, yang bersangkutan sedang bersembunyi di daerah Karawang," ujarnya kepada media.  

BACA JUGA:Terungkap! Sosok Bertato dan Berambut Gimbal Pelaku Pembunuhan Sandy Permana, Aktor 'Mak Lampir'

BACA JUGA:Begini Pengakuan Istri Sandy Permana Tentang Percekcokan Suaminya Sebelum Terjadinya Kasus Pembunuhan

Menurut AKBP Ressa Fiardy Marasabessy, Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, pelaku dikenal dengan nama Nanang, tetapi sering dipanggil "Gimbal" oleh tetangga sekitar.

Terkait rumor bahwa Nanang adalah kru film, polisi masih belum dapat memastikan informasi tersebut.  

Pihak kepolisian saat ini sedang mencari barang bukti berupa pisau yang diduga digunakan oleh pelaku untuk menghabisi nyawa Sandy Permana.

"Kami masih dalam proses pencarian barang bukti, termasuk pisau yang digunakan dalam kejadian tersebut," ujar AKBP Ressa.  

BACA JUGA:Teridentifikasi, Polisi Buru Pembunuh Sandy Permana Pemain Sinetron Mak Lampir

BACA JUGA:Viral! Mantan Aktor Laga Sandy Permana Tewas Ditusuk, Pelaku Diduga Tetangga Sendiri

Sebelum penangkapan Nanang, penyidik Satreskrim Polres Metro Bekasi telah memeriksa empat saksi yang memberikan petunjuk penting terkait kasus ini.

Salah satu saksi menyebut bahwa Sandy sempat terlibat perkelahian dengan seorang pria sebelum ditemukan tewas.  

"Melakukan pemeriksaan setidaknya ada empat saksi antara lain seorang ibu yang melihat korban itu dengan ada satu saksi diduga sdg berkelahi kemudian yg sdg berkelahi dengan korban itu memelotot dan akhirnya pergi," ungkap Kombes Ade Ary.

Kategori :