“We cannot solve our problems with the same thinking we used when we created them.” — Albert Einstein
BACAKORAN.CO - Kalimat Albert Einstein tersebut terasa relevan ketika Indonesia memperingati 80 tahun kemerdekaan. Sebagai bangsa, Indonesia telah melewati berbagai ujian sejarah, termasuk bencana alam besar yang membentuk cara kita memandang masa depan.
Saya masih mengingat pengalaman antara 2009 hingga 2014 ketika dipercaya mendampingi Andi Arief di Kantor Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana Alam. Saat itu, berbagai bencana terjadi, mulai dari banjir besar di Jakarta, gempa Padang, hingga erupsi Gunung Merapi.
Dari pengalaman tersebut, saya belajar bahwa koordinasi lintas lembaga, kepemimpinan nasional, dan solidaritas masyarakat merupakan faktor penting dalam menyelamatkan nyawa.
BACA JUGA:Awas Longsor! Jalur Trans Flores di Ende Tertutup Total Akibat Bencana Alam
Pelajaran paling penting adalah bahwa dalam manajemen bencana, waktu merupakan segalanya. Setiap menit keterlambatan dapat menentukan hidup dan mati seseorang.
Belajar dari Pengalaman Tsunami Aceh
Indonesia tidak boleh melupakan teladan yang telah ditunjukkan pada masa lalu. Dunia pernah menyaksikan bagaimana Indonesia bangkit dari bencana tsunami Aceh 2004.
Saat itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menunjukkan kepemimpinan dalam menggerakkan seluruh elemen bangsa menghadapi salah satu bencana terbesar dalam sejarah Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto juga pernah menegaskan bahwa kepemimpinan SBY dalam menghadapi bencana tersebut merupakan warisan yang patut dihargai dan diteladani.
Dunia melihat Indonesia bukan hanya sebagai korban bencana, melainkan sebagai bangsa yang mampu bangkit melalui solidaritas dan koordinasi.
Keberhasilan masa lalu tentu harus disyukuri. Namun, keberhasilan tersebut tidak boleh berhenti sebagai kenangan. Ia harus menjadi fondasi untuk membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih cepat, modern, dan adaptif.
Tantangan Bencana Semakin Kompleks
Banjir, kebakaran hutan dan lahan, gempa bumi, tsunami, serta erupsi gunung api masih menjadi ancaman nyata bagi Indonesia.