bacakoran.co - banyak dari kita yang bertanya-tanya mengapa ada perbedaan di antara islam, terutama bagi umat islam yang ingin memahami keragaman kepercayaan dalam agama mereka.
padahal agama islam sendiri bersumber dari dan sunnah rasulullah shallallahu alaihi wasallam (saw) yang merupakan pedoman utama umat islam.
untuk itu, tim mengambil pemahaman dari penjelasan ustaz adi hidayat di kanal youtube audio dakwah.
mengapa berbeda mazhab di setiap negara--kalam.sindonews.com
pertama-tama, menjelaskan bahwa empat imam mazhab yang asli berasal dari madinah.
namun mazhab mereka tersebar ke berbagai daerah.
namun, tidak semua ahli mazhab berasal dari madinah.
hanya imam malik yang lahir, tumbuh, dan meninggal di madinah.
imam syafi'i lahir di gaza dan kemudian belajar di makkah dan madinah.
begitu juga imam ahmad bin hanbal tidak berasal dari madinah, bahkan meninggal di irak.
begitu pula dengan imam abu hanifah, yang bukan orang madinah.
meskipun demikian, semua imam mazhab tersebut memiliki dan saling melengkapi satu sama lain.
ada yang ahli hadis, ada yang ahli usul fiqh, ada yang ahli logika, dan lain sebagainya.
mereka saling melengkapi dalam keahlian mereka masing-masing.
namun, yang perlu diperhatikan ialah bahwa tidak semua yang mengikuti mazhab tersebut berasal dari tempat asal imam mazhab tersebut.
misalnya, orang-orang yang belajar di makkah atau madinah bisa saja menjadi pengikut imam syafi'i atau imam malik.
menjelaskan bahwa ketika mazhab-mazhab tersebut menyebar, tentu saja akan ada variasi dalam pemahaman dan praktik agama.
hal ini wajar terjadi karena setiap komunitas atau daerah memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda.
misalnya, orang-orang yang belajar dari imam abu hanifah akan membentuk kelompok yang mengikuti ajaran beliau.
begitu pula dengan kelompok yang mengikuti ajaran imam malik, imam syafi'i, atau imam ahmad bin hanbal.
namun, yang menjadi masalah adalah ketika fanatisme terhadap mazhab tertentu muncul.
ketika seseorang menjadi terlalu fanatik terhadap mazhabnya sendiri dan menolak untuk berdiskusi atau belajar dari mazhab lain, itu lah yang salah menurut .
sebagai umat islam, kita seharusnya membentuk kelompok-kelompok kecil untuk memudahkan dakwah dan pembelajaran agama.
dalam surah ali imran ayat 104, allah swt menyebutkan pentingnya pembentukan kelompok-kelompok yang saling dalam berbuat kebaikan.
namun, kita juga harus terbuka untuk berdiskusi dan belajar dari mazhab-mazhab lain, tanpa menjadi terlalu fanatik atau menganggap mazhab lain salah.
semua mazhab memiliki kelebihan dan keistimewaannya masing-masing, dan yang terpenting adalah mengutamakan persatuan umat islam.
dengan pendekatan yang terbuka dan inklusif, tim berharap umat islam dapat memahami dan menghargai keragaman dalam agama mereka.
itulah yang diajarkan oleh ustaz adi hidayat, bahwa kebenaran tidak terletak pada satu mazhab saja.
tetapi meliputi semua yang membawa kita lebih dekat kepada allah swt.
yuk mulai sekarang jangan lagi ya saling menjelekkan setiap mazhab yang berbeda dari pilihan kita.