Sad Ending Toni Kroos, Tanpa Trofi untuk Der Panzer

Toni Kroos tak mampu memberikan trofi kepada Jerman usai tersingkir dari timnas Spanyol di babak perempat final Piala Eropa 2024--

BACAKORAN.CO – Keinginan gelandang timnas Jerman, Toni Kroos untuk mengangkat trofi Piala Eropa 2024 di rumah sendiri tak terwujud. Pemain yang baru saja memutuskan pensiun dari Real Madrid itu tak bisa memberikan trofi terakhir kepada Der Panzer. 

Kekalahan menyakitkan atas Spanyol di babak perempat final Piala Eropa membuatnya harus mengakhiri karir dengan timnas Jerman dengan perasaan sedih. Kroos yang saat ini berusia 34 tahun memutuskan pensiun dari timnas Jerman usai Piala Eropa 2024. 

Mimpi tersebut dihancurkan oleh pemain pengganti timnas Spanyol Mikel Merino. Geladang Real Sociedad berusia 28 tahun itu masuk  pada babak kedua menit ke-80 menggantikan Nico Williams. Merino mampu menjebol gawang Manuel Neuer pada menit ke-119. 

Pelatih Jerman, Julian Naglesmann berharap kehadiran Toni Kroos di lini tengah memberikan dampak yang bagus terhadap serangan timnas Spanyol. Dengan pengalaman yang sangat banyak, Kroos bisa membantu Jerman mengalahkan Spanyol. 

BACA JUGA:Dari pada Kehilangan Posisi Inti Liverpool, Salah Mundur dari Timnas Mesir di Olimpiade Paris

BACA JUGA:Darurat Posisi Holding Midfielder, Manchester United Dekati Gelandang PSG Ugarte

Sayang, laga melawan timnas Spanyol seakan menjadi anti klimaks bagi Toni Kroos. Mantan pemain Bayern Munchen ini seakan keletihan mengawal lini tengah Jerman menahan gempuran dari para pemain Matador. 

Bukannya memberikan tembakan dan umpan-umpan matang, Toni Kross justru membuat petaka bagi pemain timnas Spanyol mengerang kesakitan. Tekel brutalnya pada menit ke-10 membuat gelandang timnas Spanyol, Pedri  harus keluar lapangan. 

Gelandang masa depan timnas Spanyol dan Barcelona itu mengalami cedera ligament literan pada lutut kirinya. Pedri harus mengakhir kebersamaan dengan timnas Spanyol lebih cepat dan melupakan tampil di babak semifinal melawan Prancis. 

Namun bagi Toni Kross bersama timnas Jerman menjadi penampilan terakhirnya. Sebelumnya Toni Kroos sudah menyatakan pensiun dari sepak bola profesioanal. Laga kandang terakhir bersama Real Madrid menjadi perpisahan baginya pada akhir Mei 20204 lalu. 

Konrak Toni Kroos juga sudah berakhir bersama Madrid pada akhir musim dan menjadi pemain bebas transfer. Status tersebut  membuat bebas memilih klub. Kroos telah memutuskan untuk mengakhiri petualangannya di dunia sepak bola.

 Pengumuman mantan pemain Bayern Munchen ini diposting di akun Instagram miliknya. Sebelum pensiun Kroos akan memberikan penampilan terbaik dan berharap bisa membawa Madrid meraih gelar Liga Champions yang ke-15. “Klub terakhir,” tulis Toni Kross. 

Postingan Kross tersebut langsung dikomentari oleh fans Madrid. “Hari yang buruk dalam hidup saya,” tulis fans Madrid. “ Salah satu pemain terbaik yang pernah saya lihat di Madrid,” tulis fans yang lainnya. 

Namun ada juga fans yang meminta Toni Kroos untuk bermain satu musim lagi bersama Madrid. “Ini akan menjadi akhir sebuah era. Saya berharap kamu bisa tinggal dan bermain satu musim lagi bersama Real Madrid,” tulis fans yang lain lagi.

Sad Ending Toni Kroos, Tanpa Trofi untuk Der Panzer

Zulhanan

Zulhanan


bacakoran.co – keinginan gelandang timnas , untuk mengangkat trofi di rumah sendiri tak terwujud. pemain yang baru saja memutuskan pensiun dari itu tak bisa memberikan trofi terakhir kepada der panzer. 

kekalahan menyakitkan atas di babak perempat final piala eropa membuatnya harus mengakhiri karir dengan timnas jerman dengan perasaan sedih. kroos yang saat ini berusia 34 tahun memutuskan pensiun dari timnas jerman usai piala eropa 2024. 

mimpi tersebut dihancurkan oleh pemain pengganti timnas spanyol mikel merino. geladang real sociedad berusia 28 tahun itu masuk  pada babak kedua menit ke-80 menggantikan nico williams. merino mampu menjebol gawang manuel neuer pada menit ke-119. 

pelatih jerman, julian naglesmann berharap kehadiran toni kroos di lini tengah memberikan dampak yang bagus terhadap serangan timnas spanyol. dengan pengalaman yang sangat banyak, kroos bisa membantu jerman mengalahkan spanyol. 

sayang, laga melawan timnas spanyol seakan menjadi anti klimaks bagi toni kroos. mantan pemain bayern munchen ini seakan keletihan mengawal lini tengah jerman menahan gempuran dari para pemain matador. 

bukannya memberikan tembakan dan umpan-umpan matang, toni kross justru membuat petaka bagi pemain timnas spanyol mengerang kesakitan. tekel brutalnya pada menit ke-10 membuat gelandang timnas spanyol, pedri  harus keluar lapangan. 

gelandang masa depan timnas spanyol dan barcelona itu mengalami cedera ligament literan pada lutut kirinya. pedri harus mengakhir kebersamaan dengan timnas spanyol lebih cepat dan melupakan tampil di babak semifinal melawan prancis. 

namun bagi toni kross bersama timnas jerman menjadi penampilan terakhirnya. sebelumnya toni kroos sudah menyatakan pensiun dari sepak bola profesioanal. laga kandang terakhir bersama real madrid menjadi perpisahan baginya pada akhir mei 20204 lalu. 

konrak toni kroos juga sudah berakhir bersama madrid pada akhir musim dan menjadi pemain bebas transfer. status tersebut  membuat bebas memilih klub. kroos telah memutuskan untuk mengakhiri petualangannya di dunia sepak bola.

 pengumuman mantan pemain bayern munchen ini diposting di akun instagram miliknya. sebelum pensiun kroos akan memberikan penampilan terbaik dan berharap bisa membawa madrid meraih gelar liga champions yang ke-15. “klub terakhir,” tulis toni kross. 

postingan kross tersebut langsung dikomentari oleh fans madrid. “hari yang buruk dalam hidup saya,” tulis fans madrid. “ salah satu pemain terbaik yang pernah saya lihat di madrid,” tulis fans yang lainnya. 

namun ada juga fans yang meminta toni kroos untuk bermain satu musim lagi bersama madrid. “ini akan menjadi akhir sebuah era. saya berharap kamu bisa tinggal dan bermain satu musim lagi bersama real madrid,” tulis fans yang lain lagi.

di sisi lain real madrid sudah memberikan pernyataan dan dukungan atas keputusan toni kroos yang akan gantung sepatu. “toni kroos telah menjadi bagian sejarah dari real madrid. dia akan menjadi salah satu pemain terhebat dalam sejarah real madrid. klub ini akan selalu menjadi rumah baginya,” tulis real madrid. 

sebelum bergabung dengan madrid, toni kroos sempat membela bayern munchen 2007-2014. pada musim 2009-2010, kroos dipinjamkan selama semusim di bayern leverkusen. setelah itu balik lagi ke munchen. madrid baru bisa memboyongnya pada tahun 2014. 

selama 10 tahun membela madrid, toni kroos meraih kesuksesan luar biasa. bersama los blancos, toni kroos berhasil menyumbangkan 4 gelar liga champions, 4 gelar juara la liga spanyol, dan 1 gelar copa del rey. 

kepergian sang maestro akan meninggalkan lubang yang besar di lini tengah madrid musim depan. tak heran jika klub ibukota spanyol ini mencari gelandang hebat setara dengan toni kroos. pilihannya jatuh kepada gelandang liverpool, alexis mac allister. 

pemain tengah yang sukses membawa argentina meraih gelar juara piala dunia 2020 ini menjadi target utama real madrid. sebenarnya madrid sudah lama memonitor mac allister saat dirinya masih memperkuat brighton & hove albions. (*)

 

Tag
Share