bacakoran.co - beternak kambing perah memerlukan perhatian khusus pada pakan karena kualitas pakan sangat memengaruhi produksi susu.
pakan yang baik harus memenuhi kebutuhan nutrisi kambing, termasuk energi, protein, mineral, dan vitamin.
tim bacakoran.co akan menjelaskan beberapa yang umum digunakan beserta .
1. hijauan segar
hijauan adalah pakan utama untuk kambing perah.
contohnya adalah rumput gajah, daun lamtoro, daun singkong, dan daun kelor.
hijauan mengandung serat yang penting untuk pencernaan kambing.
biaya: jika kamu menanam sendiri, biayanya hanya berupa tenaga dan biaya perawatan lahan.
jika membeli, harga hijauan berkisar antara rp200–rp500 per kilogram.
2. pakan fermentasi
pakan fermentasi, seperti silase rumput atau jerami, digunakan sebagai cadangan saat musim kemarau.
fermentasi meningkatkan nilai gizi dan daya simpan pakan.
biaya: membuat sendiri pakan fermentasi memerlukan biaya bahan (jerami atau rumput rp300–rp500/kg) dan tambahan probiotik sekitar rp20.000 per liter.
3. konsentrat
konsentrat kaya akan energi dan protein, seperti dedak padi, bungkil kedelai, jagung giling, dan tepung ikan.
konsentrat diberikan untuk mendukung produksi susu yang optimal.
biaya: harga konsentrat bervariasi, rata-rata rp3.000–rp5.000 per kilogram, tergantung bahan yang digunakan.
4. vitamin dan mineral
vitamin dan mineral penting untuk menjaga kesehatan kambing perah.
biasanya, peternak menggunakan suplemen mineral yang dijual di pasaran.
biaya: suplemen mineral dijual dalam bentuk blok atau serbuk dengan harga rp50.000–rp100.000 per paket yang cukup untuk beberapa kambing selama 1–2 bulan.
estimasi biaya harian
rata-rata seekor kambing perah membutuhkan sekitar 3–5 kg hijauan dan 0,5–1 kg konsentrat per hari.
biaya harian untuk satu ekor kambing perah berkisar antara rp5.000–rp10.000 tergantung pada kombinasi pakan yang digunakan.
memilih jenis pakan yang tepat dan mengelola biaya secara efisien adalah kunci keberhasilan beternak kambing perah.
hijauan segar tetap menjadi pakan utama, tetapi pakan tambahan seperti konsentrat dan fermentasi sangat membantu meningkatkan produksi susu, terutama saat hijauan sulit didapat.
dengan perencanaan yang baik, dapat menjaga kualitas produksi susu sekaligus menekan biaya operasional, semoga membantu.*