bacakoran.co

Sedap! Dana BOP RA dan BOS Madrasah Triwulan Kedua Rp 1,79 Triliun Segara Cair

Ilustrasi tumpukan uang-kejaksaan agung-

BACAKORAN.CO - Ini kabar baik untuk sekolah madrasah di Indonesia. Mereka dalam waktu dekat akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 1,79 triliun.

Dana sebesar Rp 1,79 triliun itu dialokasikan untuk Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) untuk Raudlatul Athfal (RA) dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Ini besaran bantuan untuk madrasah triwulan kedua tahun 2025.

Dana sebesar itu telah disiapkan dan segera cair dan siap disalurkan ke rekening masing-masing lembaga.

Menurut Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amien Suyitno, penyaluran BOP RA dan BOS Madrasah triwulan kedua senilai Rp 1,79 Triliun untuk akan didistribusikan kepada 30 ribu RA dan 51 ribu madrasah. Jadi total ada 81 ribu lembaga penerima yang telah lolos verifikasi.

BACA JUGA:Indonesia Belum Terima Kepastian Kuota Haji Indonesia Tahun 2026, Ini Jawaban Kemenag

"Anggaran BOP dan BOS sebesar Rp 1,79 Triliun sudah dalam tahap pencairan untuk disalurkan oleh bank penyalur kepada 81 ribu lembaga yang sudah memenuhi kriteria," ucap Suyitno di Jakarta, Kamis (3/7).

Menurut Suyitno, alokasi anggaran ini adalah bentuk komitmen kuat Kementerian Agama untuk memastikan kelangsungan layanan pendidikan yang berkualitas, terutama pada periode April hingga Juni 2025.

“Saya mengajak seluruh jajaran Kemenag, baik pusat maupun daerah, untuk mengawal proses ini secara akuntabel. Dana ini harus tepat sasaran, digunakan sebagaimana mestinya, dan dilaporkan secara tertib oleh pihak madrasah,” tegasnya.


Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno menyampaikan penyaluran BOP RA dan BOS Madrasah triwulan kedua senilai 1,79 Triliun kepada 30 ribu RA dan 51 ribu madrasah.-Kemenag-

Sementara itu, untuk bisa mendapatkan dana tersebut, Direktur KSKK Madrasah Nyayu Khodijah mengingatkan bahwa pengajuan BOP dan BOS untuk triwulan kedua harus sudah masuk paling lambat 5 Juli 2025. 

BACA JUGA:Kemenag Klaim Tidak Ada Penelantaran Jamaah Haji, Ini Kronologi Kejadian di Hotel 603 Makkah

Lembaga yang belum melengkapi persyaratan diminta segera melengkapi dokumen agar tidak tertinggal pencairan.

“Penyaluran akan dilakukan bertahap sesuai kelengkapan dokumen. Kami minta madrasah segera membawa seluruh berkas pencairan saat datang ke bank penyalur,” jelas Nyayu.

Nyayu juga mengingatkan agar madrasah dalam melakukan pencairan dana BOP dan BOS untuk membawa kelengkapan dokumen pencairan ke bank penyalur.

Sedap! Dana BOP RA dan BOS Madrasah Triwulan Kedua Rp 1,79 Triliun Segara Cair

Kumaidi

Kumaidi


bacakoran.co - ini kabar baik untuk sekolah madrasah di indonesia. mereka dalam waktu dekat akan mendapatkan bantuan sebesar rp 1,79 triliun.

dana sebesar rp 1,79 triliun itu dialokasikan untuk bantuan operasional pendidikan (bop) untuk raudlatul athfal (ra) dan bantuan operasional sekolah (bos). ini besaran bantuan untuk madrasah triwulan kedua tahun 2025.

dana sebesar itu telah disiapkan dan segera cair dan siap disalurkan ke rekening masing-masing lembaga.

menurut direktur jenderal pendidikan islam amien suyitno, penyaluran bop ra dan bos madrasah triwulan kedua senilai rp 1,79 triliun untuk akan didistribusikan kepada 30 ribu ra dan 51 ribu madrasah. jadi total ada 81 ribu lembaga penerima yang telah lolos verifikasi.

"anggaran bop dan bos sebesar rp 1,79 triliun sudah dalam tahap pencairan untuk disalurkan oleh bank penyalur kepada 81 ribu lembaga yang sudah memenuhi kriteria," ucap suyitno di jakarta, kamis (3/7).

menurut suyitno, alokasi anggaran ini adalah bentuk komitmen kuat kementerian agama untuk memastikan kelangsungan layanan pendidikan yang berkualitas, terutama pada periode april hingga juni 2025.

“saya mengajak seluruh jajaran kemenag, baik pusat maupun daerah, untuk mengawal proses ini secara akuntabel. dana ini harus tepat sasaran, digunakan sebagaimana mestinya, dan dilaporkan secara tertib oleh pihak madrasah,” tegasnya.


direktur jenderal pendidikan islam, amien suyitno menyampaikan penyaluran bop ra dan bos madrasah triwulan kedua senilai 1,79 triliun kepada 30 ribu ra dan 51 ribu madrasah.-kemenag-

sementara itu, untuk bisa mendapatkan dana tersebut, direktur kskk madrasah nyayu khodijah mengingatkan bahwa pengajuan bop dan bos untuk triwulan kedua harus sudah masuk paling lambat 5 juli 2025. 

lembaga yang belum melengkapi persyaratan diminta segera melengkapi dokumen agar tidak tertinggal pencairan.

“penyaluran akan dilakukan bertahap sesuai kelengkapan dokumen. kami minta madrasah segera membawa seluruh berkas pencairan saat datang ke bank penyalur,” jelas nyayu.

nyayu juga mengingatkan agar madrasah dalam melakukan pencairan dana bop dan bos untuk membawa kelengkapan dokumen pencairan ke bank penyalur.

"kami harap madrasah membawa berkas persyaratan bop dan bos saat melakukan pencairan triwulan kedua ke bank penyalur," ucapnya.

Tag
Share