bacakoran.co

Bupati OKI Tagih Janji Hutama Karya Bangun Exit Tol Mesuji Raya, Lahan Sudah Dibebaskan

Bupati OKI, Muchendi Mahzareki tagih janji pembangunan exit tol mesuji raya. (foto : nisa/sumeks)--

Sebelumnya, sejumlah tokoh masyarakat Kecamatan Mesuji Raya Kabupaten OKI yang diketuai KH Ahmad Munawir juga sudah menghadap Gubernur Sumsel H Herman Deru.

Mereka berharap dukungan Gubernur agar pembangunan Exit Tol Mesuji Raya bisa segera dilakukan di titik Desa Mataram Jaya. Warga beralasan, jika dibangun di lokasi itu, akan besar dampaknya terhadap 5 Kecamatan di sekitarnya.

BACA JUGA:Sweeping Jam Malam Anak di Surabaya Dimulai! Ini Aturan dan Sanksinya

BACA JUGA:Viral Detik-detik Calon Jaksa Simalungun Hanyut di Sungai Silau saat Kejar Tersangka Kasus Korupsi

Ketika itu Gubernur Sumsel H Herman Deru juga telah memberi restu. Menurutnya setelah berkoordinasi dengan PT Waskita, Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah V, titik yang menjadi keinginan warga itu sudah sesuai dengan perencanaan.

"Bawalah kabar baik ini untuk warga Mesuji Raya. Katakan kalau Exit tol yang mereka inginkan ini sudah “yes” akan dibuat di Mataram Jaya,” tegas Herman Deru ketika itu.

Gubernur berharap dengan terakomodirnya keinginan tersebut masyarakat akan merasakan dampak positif yang ditimbulkan terutama dalam hal perekonomian.

Menurutnya pembangunan exit tol sangat erat kaitannya dengan bisnis dan investasi. Sehingga dalam penentuan titik exit tol sudah ada hitung-hitungannya sendiri dan tidak dapat diubah-ubah begitu saja.

Bupati OKI Tagih Janji Hutama Karya Bangun Exit Tol Mesuji Raya, Lahan Sudah Dibebaskan

Doni Bae

Doni Bae


bacakoran.co --  , sumatera selatan, pt hutama karya untuk membangundang membuka di desa mataram jaya kecamatan mesuji raya.

pasalnya, saat ini pemkab oki telah melakukan pembebasan lahan yang dibutuhkan untuk interchange tol tersebut.

selain itu, informsinya pembangunan exit tol mesuji raya di desa mataram jaya juga telah mendapat restu dari gubernur sumsel h herman deru.

muchendi mahzareki mengungkapkan, exit tol ini sangat dibutuhkan masyarakat oki, karena pengendara yang melintas di tol terbanggi besar - pematang panggang - kayu agung (terpeka)  terlalu jauh jika harus keluar ke gerbang tol pematang panggang.

"jauh sekali mereka jika  harus memutar, bisa sampai 78 km,"jelas muchendi kepada wartawan, rabu 3 juli 2025.

karena itulah pihaknya menggelar rapat dengan perwakilan pt hk guna menagih janji dan membahas rencana pembangunan exit tol mesuji raya.

muchendi menerangkan, pemkab oki sudah melakukan pembebasan lahan yang dibutuhkan untuk exit tol tersebut menggunakan dana apbd pemkab oki. "jangan sampai dana pembebasan lahan sudah dikeluarkan,  tapi exit tol mesuji raya ini tidak dibangun,"katanya.

dalam rapat itu kata muchendi pihaknya juga meminta agar limbah atau bahan sisa pembangunan tol milik wasrkita karya yang banyak di sekitar lokasi pembangunan jalan tol diberikan kepada pemerintah kabupaten oki.

sisa bahan itu kata muchendi akan digunakan untuk menimbun jalan sekitar yang rusak salah satunya akibat mobilitas kendaraan berat saat pembangunan proyek jalan tol.

diketahui, untuk pembangunan exit tol mesuji raya  dibutuhkan lahan seluas 16 hektare. untuk pembebasan lahan itu setidaknya dibutuhkan dana  sekitar rp rp25 miliar.

sebelumnya, sejumlah tokoh masyarakat kecamatan mesuji raya kabupaten oki yang diketuai kh ahmad munawir juga sudah menghadap gubernur sumsel h herman deru.

mereka berharap dukungan gubernur agar pembangunan exit tol mesuji raya bisa segera dilakukan di titik desa mataram jaya. warga beralasan, jika dibangun di lokasi itu, akan besar dampaknya terhadap 5 kecamatan di sekitarnya.

ketika itu gubernur sumsel h herman deru juga telah memberi restu. menurutnya setelah berkoordinasi dengan pt waskita, balai besar pelaksana jalan nasional (bbpjn) wilayah v, titik yang menjadi keinginan warga itu sudah sesuai dengan perencanaan.

"bawalah kabar baik ini untuk warga mesuji raya. katakan kalau exit tol yang mereka inginkan ini sudah “yes” akan dibuat di mataram jaya,” tegas herman deru ketika itu.

gubernur berharap dengan terakomodirnya keinginan tersebut masyarakat akan merasakan dampak positif yang ditimbulkan terutama dalam hal perekonomian.

menurutnya pembangunan exit tol sangat erat kaitannya dengan bisnis dan investasi. sehingga dalam penentuan titik exit tol sudah ada hitung-hitungannya sendiri dan tidak dapat diubah-ubah begitu saja.

Tag
Share