bacakoran.co

Dapat Pemain Receh, Persiapan Newcastle di Liga Inggris dan Liga Champions Berantakan

Bek anyar Newcastle United, Malick Thiaw tak sabar bermain di Liga Inggris --

BACAKORAN.CO – Persiapan Newcastle United untuk tampil di Liga Champions musim ini begitu berat. The Magpies sebutan Newcastle United hanya mendapatkan pemain receh dan biasa saja. 

Banyak pemain hebat yang mereka incar ternyata menolak bergabung. Kesulitan inilah membuat tim asuhan Eddie Howe diprediksi sulit bersaing di ajang Liga Champions musim depan. 

Mereka baru mendapatkan empat pemain baru  yang terbilang receh untuk tim sekelas Liga Premier Inggris. Pemain yang baru saja bergabung adalah bek Malick Thiaw yang distangkan dari AC Milan

Newcastle harus mengeluarkan uang transfer sebesar 30 Juta Poundsterling ditambah bonus sekitar 4,3 Juta Poundsterling atau sekitara Rp 690 Miliar. Dia diikat dengan durasi kontrak selama 5 tahun. 

Pemain timnas Jerman berusia 24 tahun ini punya pengalaman bermain di Liga Champions bersama AC Milan. Dia bisa bermain sebagai bek tengah dan juga bisa ditempatkan sebagai bek kanan. 

Sebelumnya Newcastle telah mendapatkan tiga pemain pada bursa transfer musim panas 2025. Mereka adalah Anthony Elanga dengan nilai transfer sebesar 55 Juta Poundsterling, Aaron Rasmdale (pemain pinjaman), dan Antonio Cordero (pemain bebas transfer). 

Malick Thiaw  langsung memilih jersey nomor punggung 12. Dia tak sabar berlatih dan bermain bersama Newcastle sekaligus bertemu dengan rekan-rekan baru di skuad The Magpies. 

BACA JUGA:Chelsea Mau Juara Liga Premier Inggris? Beli Pemain Ini Dijamin Joss

BACA JUGA:Netizen Salfok Cincin Berlian Lamaran Ronaldo, Kira-Kira Berapa Harganya?

“Saya sangat antusias bergabung bersama klub ini. Newcastle klub yang hebat dan punya hubungan yang sangat dekat dengan para fans. Saya tidak sabar bermain di Stadion St. James Park,” kata Malick Thiaw. 

Pelatih Newcastle, Eddie Howe merasa sangat senang bisa mendapatkan Malick Thiaw yang memiliki kualitas dalam bertahan. Dia akan menjadi opsi yang sangat bagus untuk menggalang pertahanan Newcastle. 

“Malick masih muda tapi  sudah banyak pengalaman bermain di Liga Champions. Dia juga punya pengalaman bermain di Bundesliga Jerman dan Serie A Italia. Ini menjadi keuntungan bagi kami,” kata Eddie Howe. 

Selama menjadi pemain AC Milan, Malick Thiaw telah tampil sebanyak 85 pertandingan. Dia juga menjadi salah satu pemain penting dalam skuad AC Milan dalam meraih gelar Supercoppa Italia pada musim lalu. 

Di timnas Jerman, dia sudah masuk skuad The Panzer pada timnas U-17. Raihan terbaiknya membawa timnas Jerman U-21 menjadi juara Piala Euro 2021. Sedangkan di timnas Jerman senior, dia baru punya 3 caps. 

Dapat Pemain Receh, Persiapan Newcastle di Liga Inggris dan Liga Champions Berantakan

Zulhanan

Zulhanan


bacakoran.co – persiapan untuk tampil di liga champions musim ini begitu berat. the magpies sebutan newcastle united hanya mendapatkan pemain receh dan biasa saja. 

banyak pemain hebat yang mereka incar ternyata menolak bergabung. kesulitan inilah membuat tim asuhan eddie howe diprediksi sulit bersaing di ajang liga champions musim depan. 

mereka baru mendapatkan empat pemain baru  yang terbilang receh untuk tim sekelas liga premier inggris. pemain yang baru saja bergabung adalah bek yang distangkan dari . 

newcastle harus mengeluarkan uang transfer sebesar 30 juta poundsterling ditambah bonus sekitar 4,3 juta poundsterling atau sekitara rp 690 miliar. dia diikat dengan durasi kontrak selama 5 tahun. 

pemain timnas jerman berusia 24 tahun ini punya pengalaman bermain di liga champions bersama ac milan. dia bisa bermain sebagai bek tengah dan juga bisa ditempatkan sebagai bek kanan. 

sebelumnya newcastle telah mendapatkan tiga pemain pada bursa transfer musim panas 2025. mereka adalah dengan nilai transfer sebesar 55 juta poundsterling, aaron rasmdale (pemain pinjaman), dan antonio cordero (pemain bebas transfer). 

malick thiaw  langsung memilih jersey nomor punggung 12. dia tak sabar berlatih dan bermain bersama newcastle sekaligus bertemu dengan rekan-rekan baru di skuad the magpies. 

“saya sangat antusias bergabung bersama klub ini. newcastle klub yang hebat dan punya hubungan yang sangat dekat dengan para fans. saya tidak sabar bermain di stadion st. james park,” kata malick thiaw. 

pelatih newcastle, eddie howe merasa sangat senang bisa mendapatkan malick thiaw yang memiliki kualitas dalam bertahan. dia akan menjadi opsi yang sangat bagus untuk menggalang pertahanan newcastle. 

“malick masih muda tapi  sudah banyak pengalaman bermain di liga champions. dia juga punya pengalaman bermain di bundesliga jerman dan serie a italia. ini menjadi keuntungan bagi kami,” kata eddie howe. 

selama menjadi pemain ac milan, malick thiaw telah tampil sebanyak 85 pertandingan. dia juga menjadi salah satu pemain penting dalam skuad ac milan dalam meraih gelar supercoppa italia pada musim lalu. 

di timnas jerman, dia sudah masuk skuad the panzer pada timnas u-17. raihan terbaiknya membawa timnas jerman u-21 menjadi juara piala euro 2021. sedangkan di timnas jerman senior, dia baru punya 3 caps. 

legenda newcastle united, merasa sedih. bahkan mantan striker timnas inggris ini memberikan prediksi yang sangat kejam kepada mantan klubnya tersebut. “sejauh ini, newcastle menjalani tur pra musim yang sangat mengerikan,” kata alan shearer. 

“mereka mengalami bencana hebat pada bursa transfer musim panas 2025. newcastle kehilangan pemain yang mereka incar. kini masalah lain muncul dengan situasi yang tak harmonis dengan alexander isak,” tambahnya. 

shearer menilai kegagalan pembelian pemain baru yang dialami newcastle karena tidak punya chief ekskutif atau direktur olahraga. darren eales sudah lama mundur dari chief eksekutif sejak september 2024 lalu. 

sedangkan paul mitchell kontrak sebagai direktur olaharga newcastle sudah berakhir pada bulan juni 2025. dua kekosongan jabatan penting ini ditenggarai menjadi salah satu faktor newcastle sulit mendapatkan pemain yang mereka incar. 

“saya tidak tahu kondisi yang terjadi di manajemen newcastle karena saya bukan bagian dari manajemen newcastle. kondisi ini tidak bagus di mata supporter dan orang luar yang gagal mendapatkan pemain,” lanjut shearer. (*)

 

Tag
Share