bacakoran.co

Sebelum Jadi Otak Pembunuhan Ilham Pradita, Dwi Hartono Sempat Terjerat Kasus Ini!

Dwi Hartono Pernah Terjerat Kasus Pemalsuan Ijazah di Tahun 2012--Radar Solo

BACAKORAN.CO - Tersangka dan otak pembunuhan Ilham Pradita (37) Kacab salah satu bank ternyata pernah terlibat beberapa kasus.

Dwi Hartono (DH) bahkan sebelum menjadi tersangka pembunuhan sempat terjerat kasus pemalsuan ijazah SMA di 2012 dan nilai palsu beberapa mahasiswa di fakultas Kedokteran Unissula Semarang.

Pada saat itu, Dwi masih menjadi mahasiswa disana angkatan 2004 di fakultas Kedokteran Unissula Semarang.

Awal kasus ini terungkap adalah saat seorang dekan Fakultas Kedokteran Unissula Semarang melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang.

BACA JUGA:Ini Jejak Bisnis Dwi Hartono Crazy Rich Rimbo Bujang Jambi yang Diduga Otak Pembunuhan Ilham Pradipta

BACA JUGA:Polisi Tangkap 4 Pelaku, Pengakuan Dirut BRI Ungkap Fakta Mengejutkan Kasus Kepala Cabang Tewas Usai Diculik

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Semarang kemudian menjauhkan vonis enam bulan terhadap Dwi Hartono.

Putusan itu lebih rendah daripada tuntutan jaksa yang menuntut Dwi Hartono kurungan penjara selama satu tahun.

Kasus pemalsuan ijazah yang menjerat Dwi itu terjadi pada tahun 2012 silam dan ditangani oleh Polrestabes Semarang.

"Iya benar di tahun 2012 terkait pemalsuan ijazah SMA," kata Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Andika Dharma Sena saat dikonfirmasi, dikutip Bacakoran.co dari CNN Indonesia, Kamis (28/8/2025).

BACA JUGA:Terungkap Dalang Penculikan dan Pembunuhan Kacab BRI: Polisi Tangkap 4 Pelaku Utama di PIK hingga NTT

BACA JUGA:Ancaman Pidana 20 Tahun, 3 Terdakwa Korupsi PMI Cabang Ogan Ilir Dituntut Tak Lebih 2 Tahun

Sebelumnya kasus penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Pembantu (Kacab) Bank Rakyat Indonesia (BRI), Mohamad Ilham Pradipta (MIP), akhirnya menemukan titik terang. 

Tim Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan (Subdit Jatanras) Polda Metro Jaya berhasil menangkap empat aktor intelektual yang diduga menjadi dalang di balik aksi kejahatan tersebut.

Penangkapan Para Pelaku di Tiga Lokasi Berbeda

Sebelum Jadi Otak Pembunuhan Ilham Pradita, Dwi Hartono Sempat Terjerat Kasus Ini!

Yanti D.P

Yanti D.P


bacakoran.co - tersangka dan otak pembunuhan ilham pradita (37) kacab salah satu bank ternyata pernah terlibat beberapa kasus.

dwi hartono (dh) bahkan sebelum menjadi tersangka pembunuhan sempat terjerat kasus pemalsuan ijazah sma di 2012 dan nilai palsu beberapa mahasiswa di fakultas kedokteran unissula semarang.

pada saat itu, dwi masih menjadi mahasiswa disana angkatan 2004 di fakultas kedokteran unissula semarang.

awal kasus ini terungkap adalah saat seorang dekan fakultas kedokteran unissula semarang melapor ke sentra pelayanan kepolisian terpadu (spkt) polrestabes semarang.

majelis hakim pengadilan negeri (pn) semarang kemudian menjauhkan vonis enam bulan terhadap dwi hartono.

putusan itu lebih rendah daripada tuntutan jaksa yang menuntut dwi hartono kurungan penjara selama satu tahun.

kasus pemalsuan ijazah yang menjerat dwi itu terjadi pada tahun 2012 silam dan ditangani oleh polrestabes semarang.

"iya benar di tahun 2012 terkait pemalsuan ijazah sma," kata kasat reskrim polrestabes semarang akbp andika dharma sena saat dikonfirmasi, dikutip bacakoran.co dari cnn indonesia, kamis (28/8/2025).

sebelumnya kasus  dan pembunuhan  pembantu (kacab) bank rakyat indonesia (), mohamad ilham pradipta (mip), akhirnya menemukan titik terang. 

tim subdirektorat kejahatan dan kekerasan (subdit jatanras) polda metro jaya berhasil menangkap empat aktor intelektual yang diduga menjadi dalang di balik aksi kejahatan tersebut.

penangkapan para pelaku di tiga lokasi berbeda

empat pelaku yang ditangkap masing-masing berinisial c, dh, yj, dan aa. 

penangkapan dilakukan secara terpisah di beberapa lokasi.

dh, yj, dan aa ditangkap di solo, jawa tengah, pada sabtu malam (23 agustus 2025).

c ditangkap di kawasan pantai indah kapuk (pik), jakarta utara, pada minggu sore ((24/8/2025)) sekitar pukul 15.30 wib.

akbp abdul rahim, kasubdit jatanras polda metro jaya, membenarkan penangkapan tersebut. 

ia menyebut bahwa keempat pelaku saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap motif dan jaringan di balik kasus ini.

“benar, saat ini para tersangka sedang dilakukan pendalaman secara intensif,” ujar abdul rahim.

kronologi penculikan dan penemuan jenazah

mip diduga diculik pada rabu (20 agustus 2025) di salah satu pusat perbelanjaan di kawasan pasar rebo, jakarta timur. 

berdasarkan rekaman cctv, korban terlihat dipaksa masuk ke dalam mobil putih oleh sejumlah pria tak dikenal. 

ia sempat berteriak minta tolong sebelum mobil tersebut melaju meninggalkan lokasi.

keesokan harinya, kamis (21 agustus 2025), jenazah mip ditemukan di area persawahan desa nagasari, kecamatan serang baru, kabupaten bekasi.

kondisi tubuh korban sangat mengenaskan dengan tangan dan kaki terikat, mata terlilit lakban, dan terdapat luka di bagian dada serta leher.

hasil autopsi

tim dokter dari rumah sakit polri kramat jati melakukan autopsi terhadap jenazah mip pada kamis pukul 14.30 wib. 

kepala rs polri, brigjen prima heru yulihartono, mengungkapkan bahwa terdapat tanda-tanda kekerasan pada bagian luar dan dalam tubuh korban.

“ditemukan luka akibat benda tumpul di bagian dada dan leher. ada kemungkinan tekanan pada tulang leher dan dada yang menyebabkan kesulitan bernapas,” jelas prima.

tim forensik juga mengambil sampel untuk pemeriksaan dna dan toksikologi, yang kemudian diserahkan kepada penyidik untuk analisis lanjutan.

penangkapan sebelumnya

sebelum menangkap empat aktor intelektual, polisi telah lebih dulu mengamankan empat pelaku penculikan berinisial at, rs, rah, dan rw. 

tiga pelaku ditangkap di johar baru, jakarta pusat, sementara rw diamankan di bandara ntt saat hendak melarikan diri.

akbp resa fiardi marasabessy dari subdit resmob polda metro jaya menjelaskan bahwa keempat pelaku tersebut hanya berperan dalam penculikan, bukan pembunuhan. 

pemeriksaan terhadap mereka masih berlangsung untuk mengungkap keterlibatan lebih lanjut.

motif masih diselidiki, publik menanti kejelasan

hingga kini, motif di balik penculikan dan pembunuhan mip masih menjadi misteri. 

dugaan sementara mengarah pada kemungkinan keterkaitan dengan urusan penagihan atau konflik internal, namun pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi.

kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan pejabat bank dan menunjukkan betapa rentannya keamanan individu di ruang publik. 

penangkapan para pelaku diharapkan menjadi langkah awal dalam mengungkap jaringan kejahatan yang lebih luas.

Tag
Share