Baru Terungkap Alasan Wonderkid Swedia ini Tolak Tawaran Barcelona
Lucas Bergvall tolak Barcelona dan memilih Tottenham Hotspur--
BACAKORAN.CO – Ada fakta menarik dalam proses transfer Lucas Bergvall (19). Wonderkid timnas Swedia ini banyak diincar oleh tim-tim besar Eropa karena talenta yang luar biasa dimilikinya.
Dia sudah masuk tim utama Djurgarden salah satu klub professional Liga Swedia pada usia 16 tahun. Statistiknya juga tak kalah mencengangkan. Dari 37 pertandingan selama 3 musim dia berhasil mencetak 5 gol untuk usia dibawah 18 tahun.
Barcelona sangat tertarik untuk merekrutnya dan akan ditempat di akademi sepak bola La Massiah sebelum tampil di tim utama Blaugrna.
Namun Lucas Bergvall menolak tawaran raksasa La Liga Spanyol itu. Dia akhirnya memilih Tottenham Hotspur daripada FC Barcelona. Keputusannya ini berawal dari situasi 'aneh' yang terjadi saat ia sedang mempertimbangkan tawaran dari raksasa Spanyol tersebut.
Tahun lalu, Tottenham merekrut Bergvall dari Djurgarden dengan biaya transfer sebesar 8,5 juta Poundsterling. Namun, proses kepindahannya tidaklah mudah karena Barcelona juga sangat menginginkannya.
Dalam sebuah film dokumenter BBC, alasan di balik keputusan Bergvall menolak Barcelona terungkap. Jay Harris, seorang reporter Spurs dari The Athletic, menjelaskan situasi hectic atau aktivitas terburu-buru yang dialami sang gelandang.
BACA JUGA:Kemungkinan Harry Kane Kembali ke Liga Inggris Semakin Besar
BACA JUGA:Panik Ngak Tuh! Timnas Israel Bakal Senasib dengan Rusia
"Mereka terbang ke sana, bertemu direktur olahraga mereka (Deco) di pegunungan," kata Harris. "Di sinilah semuanya jadi sedikit 'hectic'. Saat mereka berada di restoran, ada sekitar 150 penggemar dan paparazzi yang berusaha masuk dan melihatnya," kata Bergvall.
"Ya, itu aneh. Saya belum pernah melihat hal seperti itu sebelumnya. Banyak paparazzi dan hari itu sangat menegangkan dalam hidupku dan seakan saya harus cepat memberikan jawabab," lanjutnya.
Pada akhirnya, Bergvall dan timnya memutuskan bahwa Tottenham adalah pilihan terbaik dalam mengembangkan karir sepak bolanya agar bisa matang.
Peter Kisfaludy mantan direktur olahraga Brommapojkarna klub professional pertama Lucas Bergvall, mengungkapkan bahwa manajer Tottenham saat itu, Ange Postecoglou, memainkan peran kunci dalam keputusan ini.
BACA JUGA:Rasain, Setan Merah Baru Menyesal Tak Rekrut Kiper Hebat
BACA JUGA:Tanpa Kontroversi, Dambele Jadi Pemain Prancis Keenam Sabet Ballon d’Or