bacakoran.co

Cukur Bulu Ketiak Ternyata Bisa Picu Ketiak Hitam, Begini Penjelasannya

Ilustrasi, Sering cukur bulu ketiak bikin ketiak hitam --Freepik.com

BACAKORAN.CO - Ketiak hitam sering dianggap masalah sepele, padahal banyak orang merasa kurang percaya diri karenanya. 

Meski sudah mandi bersih setiap hari kondisi ini tetap muncul. 

Dalam dunia medis, masalah ini disebut hiperpigmentasi aksila, yaitu produksi melanin berlebih di area ketiak sehingga kulit terlihat lebih gelap dibanding sekitarnya.

Menurut dokter, penyebab ketiak hitam bukan sekadar kurang menjaga kebersihan. 

BACA JUGA:Waspada Campak! Kenali Gejala Awal dan Cara Efektif Mencegahnya, Cek Selengkapnya Disini

BACA JUGA:7 Alasan Telur Rebus Wajib Masuk Menu Sarapan Sehatmu, Bikin Fokus dan Kenyang Lebih Lama?

Faktor utama justru berasal dari gesekan, iritasi, hingga pemakaian deodoran tertentu. 

Sering mencukur bulu ketiak juga bisa memperburuk keadaan karena memicu peradangan ringan. 

Proses peradangan inilah yang mendorong produksi melanin meningkat sehingga warna kulit berubah menjadi lebih gelap.

Faktor yang Memicu Ketiak Hitam

Ada berbagai faktor penyebab ketiak hitam. 

Pakaian ketat bisa menimbulkan gesekan, begitu juga dengan kebiasaan mencukur terlalu sering. 

Selain itu beberapa deodoran yang mengandung alkohol atau parfum kuat berpotensi memicu reaksi pada kulit sensitif.

BACA JUGA:Penglihatan Makin Buram? Ini Penyebab Rabun Jauh pada Anak dan Remaja, Ketahui Gejala dan Cara Mengatasinya

BACA JUGA:Waspada! Diabetes Kini Mengincar Anak dan Remaja, Begini Gejala dan Cara Mencegahnya

Cukur Bulu Ketiak Ternyata Bisa Picu Ketiak Hitam, Begini Penjelasannya

Deby Tri

Deby Tri


bacakoran.co - sering dianggap masalah sepele, padahal banyak orang merasa kurang percaya diri karenanya. 

meski sudah mandi bersih setiap hari kondisi ini tetap muncul. 

dalam dunia medis, masalah ini disebut hiperpigmentasi aksila, yaitu produksi melanin berlebih di area ketiak sehingga kulit terlihat lebih gelap dibanding sekitarnya.

menurut dokter, penyebab ketiak hitam bukan sekadar kurang menjaga kebersihan. 

faktor utama justru berasal dari gesekan, iritasi, hingga pemakaian deodoran tertentu. 

sering mencukur juga bisa memperburuk keadaan karena memicu peradangan ringan. 

proses peradangan inilah yang mendorong produksi melanin meningkat sehingga warna kulit berubah menjadi lebih gelap.

faktor yang memicu ketiak hitam

ada berbagai faktor penyebab ketiak hitam. 

pakaian ketat bisa menimbulkan gesekan, begitu juga dengan kebiasaan mencukur terlalu sering. 

selain itu beberapa deodoran yang mengandung alkohol atau parfum kuat berpotensi memicu reaksi pada kulit sensitif.

tidak hanya itu, ada kondisi medis bernama akantosis nigricans yang membuat kulit ketiak atau leher menjadi lebih gelap, tebal dan terasa kasar. 

kondisi ini biasanya terkait dengan obesitas, resistensi insulin, atau gangguan hormon. 

bahkan infeksi jamur juga dapat menyebabkan ketiak berubah warna terutama bila area tersebut lembab dan jarang dikeringkan.

satu hal penting yang perlu dipahami adalah anggapan bahwa ketiak hitam disebabkan oleh kotoran. 

faktanya ini lebih berkaitan dengan iritasi, hormon, atau kondisi medis tertentu, bukan masalah kebersihan. 

menggosok ketiak terlalu keras justru bisa memperparah warna kulit karena iritasi semakin parah.

cara mengatasi ketiak hitam

dokter menyarankan beberapa cara sederhana untuk mengatasi masalah ini.

pertama, gunakan deodoran yang lembut dan bebas alkohol.

jika kamu sering mencukur dan merasa kulit semakin sensitif, sebaiknya beralih ke metode waxing atau trimming.

selain itu, penggunaan pelembab atau krim pencerah dengan kandungan niacinamide atau vitamin c bisa membantu memperbaiki warna kulit. j

ika warna kulit ketiak semakin gelap, tebal, dan terasa tidak biasa segera periksa ke dokter. 

bisa jadi itu tanda kondisi medis tertentu yang perlu penanganan lebih lanjut.

sering cukur bulu ketiak memang bisa berhubungan dengan ketiak hitam, namun bukan satu-satunya penyebab. 

faktor gesekan, deodoran, hormon hingga kondisi medis juga berperan. 

cara terbaik adalah menjaga kulit tetap lembut, memilih produk perawatan yang tepat dan tidak ragu konsultasi dengan dokter bila masalah semakin serius.

Tag
Share