Usai Tikam Kurir Paket, Remaja Berwajah Ganteng Diserahkan Keluarga ke Polisi
SO (tengah) remaja pelaku penikam kurir paket diserahkan keluarga ke penegah hukum. (foto : ist)--
BACAKORAN.CO -- Seorang remaja berwajah ganteng dan berkulit putih berisniaial SO warga Desa Martajaya Dusun Trimukti RT03 RW 02 Blok C, Kecamatan Lubuk Raja Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Senin 5 Januari 2025 diserahkan keluarganya kepada anggota Polisi dari Posek Lubuk Raja dan Anggota TNI yang merupakan Bintara Pembina Desa (Babinsa) setempat.
SO diduga merupakan pelaku penusukan terhadap seorang Arif, warga Dusun Unit I yang berprofesi sebagai kurir pengantar paket jual beli online.
Peristiwa penikaman itu sendiri terjadi Sabtu, 3 Januari 2025 sekira pukul 11.30 WIB di kediaman pelaku SO.
“Pelaku SO sudah diserahkan Polres OKU setelah anggota Polsek Lubuk Raja dan Bhabinsa melakukan pendekatan terhadap keluarga. Pelaku menyerahkan diri didampingi pihak keluarga,” jelas Kapolsek Lubuk Raja, Ipda Indra Gunawan.
BACA JUGA:Kurir Paket di Pinrang Dianiaya Konsumen COD dengan Parang, Polisi Lakukan Penyelidikan
Dijelaskan Indra Gunawan, peristiwa penikaman itu sendiri berawal pada Sabtu 3 Januari 2025 sekitar pukul 11.30 Wib.
Ketika itu korban Arif warga Dusun Unit 1 Kecamatan Lubuk Raja yang berprofesi sebagai kurir paket mengantarkan paket yang dipesan SO di rumahnya di Desa Martajaya Dusun Trimukti RT.03 Rw.02 Blok C, Kecamatan Lubuk Raja.
Nah diduga, paket yang diantarkan korban tidak sesuai dengan yang dipesan pelaku. Pelaku SO kemudian komplain dan tak mau membayar biaya sebesar Rp 1,5 Juta dengan metode pembayaran COD (Cash on Delivery).
Tentu saja hal ini tidak bisa di terima korban yang tidak tahu menahu soal pesanan itu dan hanya bertugas sebagai kurir. Karena merasa telah menjalankan tugasnya sebagai pengantar paket, korban Arif meminta pelaku membayar jasa pengantaran.
BACA JUGA:Jafar/Felisha Buka Perjalanan Hadapi Wakil Tuan Rumah di Malaysia Open 2026
Akibatnya antara pelaku SO dan korban Arif terjadi perdebatan yang berujung penikaman. Korban Arif mengalami luka tuwsuk bagian leher dan dada. Korban kemudian dilarikan ke RSUD Ibnu Sutowo setelah dìrawat di klinik rawat inap Batumarta 2.
Selanjutnya kasus ini ditangani aparat kepolisian. Untuk menghindari kegaduhan dari peristiwa yang menjadi perbincangan warga desa itu, aparat kepolisian dan Babinsa setempat melakukan pendekatan kepada keluarga pelaku agar pelaku diserahkan kepenegak hukum untuk di proses sesuai hukum yang berlaku.