bacakoran.co

Pengguna iPhone Kompak Ogah Update iOS 26, Ternyata Ini Alasan yang Bikin Banyak Orang Mundur

Kenapa Banyak Pengguna iPhone Ogah Update ke iOS 26? Ini Penjelasan Lengkap yang Bikin Kamu Paham Kenapa!-Gambar Ist-

BACAKORAN.CO - Kalau kamu pengguna setia iPhone, pasti tahu dong Apple rutin banget ngeluarin update sistem operasi baru tiap tahun.

Nah, iOS 26 adalah versi terbaru yang dirilis Apple pada 15 September 2025, dan awalnya sempat dinantikan banget oleh jutaan pengguna di seluruh dunia.

Tapi siapa sangka? Setelah beberapa bulan berjalan, banyak pengguna justru memilih skip atau bahkan ogah banget untuk update!

Ini jadi pemandangan yang cukup menarik bahkan agak aneh kalau dibandingkan dengan tren update iOS sebelumnya.

Biasanya update baru akan cepat diadopsi oleh banyak pengguna Apple dalam waktu singkat.

Tapi ternyata bukan itu yang terjadi dengan iOS 26.

BACA JUGA:Jujur Aja Nih Kalo iPhone 13 Masih Kuat di 2026, Tapi Ada 4 Hal Ini yang Bikin Kamu Mikir Dua Kali

BACA JUGA:Seri Air Mulai Dipoles Ulang! iPhone Air 2 Dikabarkan Kebagian Fitur iPhone 17 Pro Agar Lebih Kompetitif

Sekarang kita bakal bahas alasan-alasan kenapa sebagian besar pengguna iPhone memilih tetap bertahan di versi lama alias nolak upgrade, dan apa dampaknya buat pengalaman mereka sehari-hari. Yuk disimak, bestie!

Empat bulan setelah dirilis, data menunjukkan kalau hanya sekitar 15-16% saja pengguna iPhone di seluruh dunia yang sudah pakai iOS 26 dalam berbagai versi kecilnya seperti 26.0, 26.1, dan 26.2.

Kalau dibandingkan dengan versi sebelumnya, tren ini terasa banget beda.

Misalnya aja iOS 18 empat bulan setelah dirilis, lebih dari 60% iPhone udah bermigrasi ke versi itu.

Begitu juga iOS 17 dan 16 yang berhasil diterima banyak pengguna dalam waktu singkat setelah peluncuran.

Normalnya iPhone pengguna suka banget ngikutin update baru kan? Tapi tidak dengan iOS 26.

Pengguna iPhone Kompak Ogah Update iOS 26, Ternyata Ini Alasan yang Bikin Banyak Orang Mundur

Yudha IP

Yudha IP


bacakoran.co - kalau kamu pengguna setia , pasti tahu dong apple rutin banget ngeluarin update sistem operasi baru tiap tahun.

nah, ios 26 adalah versi terbaru yang dirilis pada 15 september 2025, dan awalnya sempat dinantikan banget oleh jutaan pengguna di seluruh dunia.

tapi siapa sangka? setelah beberapa bulan berjalan, banyak pengguna justru memilih skip atau bahkan ogah banget untuk update!

ini jadi pemandangan yang cukup menarik bahkan agak aneh kalau dibandingkan dengan tren update ios sebelumnya.

biasanya update baru akan cepat diadopsi oleh banyak pengguna apple dalam waktu singkat.

tapi ternyata bukan itu yang terjadi dengan .

sekarang kita bakal bahas alasan-alasan kenapa sebagian besar pengguna iphone memilih tetap bertahan di versi lama alias nolak upgrade, dan apa dampaknya buat pengalaman mereka sehari-hari. yuk disimak, bestie!

empat bulan setelah dirilis, data menunjukkan kalau hanya sekitar 15-16% saja pengguna iphone di seluruh dunia yang sudah pakai ios 26 dalam berbagai versi kecilnya seperti 26.0, 26.1, dan 26.2.

kalau dibandingkan dengan versi sebelumnya, tren ini terasa banget beda.

misalnya aja ios 18 empat bulan setelah dirilis, lebih dari 60% iphone udah bermigrasi ke versi itu.

begitu juga ios 17 dan 16 yang berhasil diterima banyak pengguna dalam waktu singkat setelah peluncuran.

normalnya iphone pengguna suka banget ngikutin update baru kan? tapi tidak dengan ios 26.

jadi, apa sih yang bikin banyak orang ngetem-ngetem dulu, bahkan sampai ogah update ke ios 26?

ada beberapa alasan yang saling berkaitan, dan kita bakal bahas satu per satu supaya kamu lebih paham kenapa fenomena ini bisa terjadi.

liquid glass: desain baru yang bikin cinta dan benci

kalau kamu sempat lihat preview ios 26 sejak ajang wwdc 2025, pasti familiar dengan desain baru bernama liquid glass.

desain ini menawarkan tampilan antarmuka yang super transparan, efek blur yang intens, dan tampilan ikon seakan-akan terbuat dari kaca yang mengkilap.

sounds futuristic dan keren, kan? tapi ternyata reaksi pengguna itu banget beragam.

banyak yang merasa efek transparan ini justru bikin tampilan jadi kurang jelas atau bahkan membuat mata cepat capek.

bukan cuma itu, elemen visual baru ini kadang malah bikin teks sulit dibaca atau ikon jadi terlihat “berantakan” buat sebagian orang.

tidak heran kalau banyak pemilik iphone yang kemudian mikir dua kali sebelum upgrade: “keren sih, tapi worth it nggak ya buat dipasang di iphone aku?” 

kebutuhan penyimpanan & ukuran file update yang gede

satu lagi hal yang bikin orang mundur dulu sebelum update: ukuran file ios 26 yang cukup besar.

banyak pengguna melaporkan kalau update memakan ruang di iphone mereka antara 5gb sampai 15gb tergantung tipe perangkat.

bayangin aja, buat yang punya iphone penyimpanan 64gb atau 128gb dan udah hampir penuh dengan foto, video, dan aplikasi, harus nyari ruang kosong dulu biar bisa install itu aja udah drama tersendiri.

akhirnya banyak yang memilih tetap di ios 18 yang udah aman digunakan tanpa perlu bersih-bersih storage dulu.

adopsi yang lambat karena ios lama masih aman dan didukung

satu fakta menarik adalah apple masih memberikan pembaruan keamanan untuk ios 18, alias pengguna masih bisa merasa perangkatnya aman dari risiko keamanan tanpa perlu update besar.

ini bikin banyak orang yang nyaman di versi lama jadi makin betah, karena tidak merasa “dipaksa” upgrade.

kalau sebelumnya update baru sering terasa wajib karena membawa perbaikan penting, kali ini ios 26 dianggap kurang “wajib”.

makanya banyak yang memilih untuk bertahan dulu sambil melihat bagaimana respons pengguna lain setelah update.

feedback negatif dari komunitas pengguna

diluar data resmi, banyak juga feedback dari komunitas pengguna iphone yang makin memperkuat keputusan pengguna buat ogah update.

di forum-forum teknologi hingga reddit, banyak pengguna yang merasa update ini bikin pengalaman iphone mereka jadi kurang mulus.

ada yang bilang ui terasa lambat, ada yang ngeluh baterai cepat habis, bahkan ada yang bilang performa jadi menurun di model lebih lama.

ada pula yang bilang detail kecil seperti langkah tambah panjang buat hal sederhana, atau fitur yang menurut mereka seharusnya lebih baik justru malah bikin frustrasi setelah upgrade.

banyak dari suara-suara ini masuk ke kategori “aku enggak mau jadi beta tester apple” dan itu bikin mereka nunggu lebih lama sebelum upgrade.

jadi, walaupun ios 26 membawa segudang fitur baru dan tampilan yang lebih “modern”, bukan berarti semua pengguna bakal langsung menyambutnya dengan antusias.

ada banyak faktor yang bikin sebagian besar pengguna iphone justru memilih menunggu, mulai dari desain visual yang kontroversial, kebutuhan ruang penyimpanan yang besar, sampai kenyamanan tetap di versi lama yang masih aman digunakan.

bisa dibilang, fenomena ini bukan cuma tentang update software biasa tapi juga tentang bagaimana pengguna milih pengalaman yang paling nyaman buat mereka.

dan bagi sebagian pengguna iphone, jika ios 18 belum rusak, kenapa harus buru-buru ganti ke ios 26?

Tag
Share