bacakoran.co

Banjir Jakarta Picu Teror Ular Sanca 2,5 Meter Masuk Area Kafe di Sunter Agung, Ini Kronologinya!

Banjir Jakarta kembali memicu kejadian menghebohkan. Seekor ular sanca kembang sepanjang 2,5 meter muncul di area parkiran kafe kawasan Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara.--Youtube-@Liputan6

BACAKORAN.CO - Banjir yang kembali melanda sejumlah wilayah Jakarta tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga memicu kemunculan satwa liar ke area permukiman.

Salah satu kejadian menghebohkan terjadi di kawasan Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Selasa (13/1/2026).

Seekor ular sanca kembang sepanjang sekitar 2,5 meter tiba-tiba muncul di area parkiran sebuah kafe dan sempat berusaha masuk ke dalam bangunan.

Melansir dari video youtube @Liputan6, Kemunculan ular berukuran besar tersebut sontak membuat panik para pegawai kafe dan warga sekitar.

BACA JUGA:Banjir Surut, Jalan Gunung Sahari Jakpus Kembali Normal! TransJakarta Kembali Melayani

BACA JUGA:Hujan Deras Picu Banjir di Puri Mutiara Kemang, Kendaraan Terjebak Macet Panjang!

Saat itu, kawasan Sunter Agung tengah dilanda banjir dengan genangan air cukup tinggi akibat hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak dini hari.

Diduga kuat, banjir besar memaksa ular keluar dari habitat alaminya dan mencari tempat yang lebih kering.

Menurut saksi di lokasi, ular sanca kembang terlihat melata di area parkiran sebelum mencoba masuk ke dalam kafe.

Pegawai yang melihat kejadian tersebut langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan evakuasi, karena keberadaan ular dianggap membahayakan keselamatan dan mengganggu aktivitas warga.

BACA JUGA:Ngaku Mampu Keluarkan Ular dari Perut Gadis Remaja Malah Masukan 'Ular', Korban Hamil

BACA JUGA:Innalillahi! Kecelakaan Maut Travel Daytrans di Tol Cipularang KM 77: 1 Korban Tewas dan 9 Luka-Luka

Petugas dari Gulkarmat Sektor Podomoro, Tanjung Priok, segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan.

Proses evakuasi sempat berlangsung cukup menegangkan karena ular berontak dan beberapa kali mencoba kabur ke area genangan air.

Banjir Jakarta Picu Teror Ular Sanca 2,5 Meter Masuk Area Kafe di Sunter Agung, Ini Kronologinya!

Puput

Puput


bacakoran.co -  yang kembali melanda sejumlah wilayah jakarta tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga memicu kemunculan satwa liar ke area permukiman.

salah satu kejadian menghebohkan terjadi di kawasan sunter agung, tanjung priok, jakarta utara, pada selasa (13/1/2026).

seekor  kembang sepanjang sekitar 2,5 meter tiba-tiba muncul di area parkiran sebuah kafe dan sempat berusaha masuk ke dalam bangunan.

melansir dari video youtube @liputan6, kemunculan ular berukuran besar tersebut sontak membuat panik para pegawai kafe dan warga sekitar.

saat itu, kawasan sunter agung tengah dilanda banjir dengan genangan air cukup tinggi akibat hujan deras yang mengguyur jakarta sejak dini hari.

diduga kuat, banjir besar memaksa ular keluar dari habitat alaminya dan mencari tempat yang lebih kering.

menurut saksi di lokasi, ular sanca kembang terlihat melata di area parkiran sebelum mencoba masuk ke dalam kafe.

pegawai yang melihat kejadian tersebut langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan evakuasi, karena keberadaan ular dianggap membahayakan keselamatan dan mengganggu aktivitas warga.

petugas dari gulkarmat sektor podomoro, tanjung priok, segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan.

proses evakuasi sempat berlangsung cukup menegangkan karena ular berontak dan beberapa kali mencoba kabur ke area genangan air.

dengan peralatan khusus dan kehati-hatian ekstra, petugas akhirnya berhasil mengamankan ular tersebut tanpa menimbulkan korban jiwa.

faiz biagi, anggota gulkarmat sektor podomoro tanjung priok, menjelaskan bahwa ular tersebut ditemukan saat petugas sedang melakukan pemantauan banjir dan lalu lintas di sekitar pos podomoro.

“pada saat melakukan monitoring di sekitar genangan dan lalu lintas di sekitaran pos podomoro, ada warga meminta evakuasi ular piton sepanjang 2,5 meter karena mengganggu aktivitas warga di jalan.

maka kami dan anggota lain langsung mengevakuasi ular tersebut, dan alhamdulillah ular berhasil kami evakuasi,” ujarnya.

setelah berhasil diamankan, ular sanca kembang tersebut tidak langsung dilepasliarkan.

petugas kemudian menyerahkannya kepada balai konservasi sumber daya alam (bksda) untuk penanganan lebih lanjut.

langkah ini dilakukan agar ular dapat dikembalikan ke habitat yang aman dan sesuai, sekaligus mencegah potensi konflik antara satwa liar dan manusia.

peristiwa kemunculan ular saat banjir bukan kali pertama terjadi di jakarta.

setiap musim hujan, laporan penemuan ular di permukiman warga kerap meningkat, terutama di wilayah yang berdekatan dengan saluran air, sungai, atau rawa.

kondisi banjir membuat habitat alami hewan melata terganggu, sehingga mereka berpindah ke area yang lebih kering, termasuk rumah dan tempat usaha.

petugas mengimbau masyarakat untuk tetap waspada selama banjir dan segera melapor jika menemukan hewan berbahaya seperti ular.

warga juga diminta tidak mencoba menangani sendiri karena berisiko membahayakan keselamatan.

dengan kerja sama antara masyarakat dan petugas, kejadian serupa dapat ditangani dengan cepat dan aman.

Tag
Share