Hadapi Myanmar? Siapa Takut!, Lawan Pertama Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026
Sebagai kapten tim, Anthony Ginting akan pimpin perjuangan pemain di Kejuaraan Asia Beregu 2026.-pbsi-
BACAKORAN.CO - Pebulutangkis Indonesia akan kembali bersaing di kancah internasional. Kali ini mereka akan berkompetisi di Kejuaraan Asia Beregu 2026.
Ajang ini akan berlangsung pada 3-8 Februari 2026 di Qingdao Conson Gymnasium, Qingdao, China.
Di ajang ini, dua kategori tampil. Baik tim putra maupun tim putri sudah berada di Qingdao sejak hari Minggu (1/2) kemarin walau belum semua pemain bergabung.
Mereka masih menunggu tujuh pemain yang terbang dari Bangkok, Tailan usai final Thailand Masters.
BACA JUGA:Usai Absen 1 Tahun, Tunggal Putri Ini Dinantikan di Badminton Asia Team Championships 2026
Ketujuh pemain tersebut adalah Moh. Zaki Ubaidillah, Leo Rolly Carnando, Bagas Maulana, Raymond Indra, Nikolaus Joaquin, Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Amallia Cahaya Pratiwi.
Walau begitu, persiapan jelang laga pertama tidak terganggu. Terutama beregu putra yang akan mengawali laga grup D melawan Myanmar pada Selasa (3/2) besok.
"Melihat hasil baik di dua minggu belakang khususnya hasil di Thailand Masters dari Ubed, Bagas/Leo dan Raymond/Joaquin, pastinya menambah kepercayaan diri buat mereka bisa main bagus juga nanti di sini," jelas Anthony Ginting, tunggal putra andalan Indonesia.
"Jadi memang itu satu nilai plus buat kami," lanjut Ginting yang diserahi tugas sebagai kapten tim.

Asisten pelatih ganda putra utama, Thomas Indratjaja mengisyaratkan pasangan Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat akan turun kontra Myanmar.-pbsi-
Ginting yang baru pulih dari cedera pinggang mengaku siap bila diturunkan. Dia juga merasa terhormat bisa ditunjuk sebagai kapten tim.
"Setelah recovery semaksimal mungkin kemarin sekarang saya pastinya siap, diturunkan atau tidak karena memang kan semua untuk kepentingan tim seperti apa. Jadi memang yang penting ya pikirannya siap main dulu," kata Ginting.
"Apa yang akan saya bawa dengan menjadi kapten akan sama dengan kapten sebelum-sebelumnya. Maksudnya belajar juga dari dulu, dari koh Hendra (Setiawan), dari Fajar (Alfian). Memberi masukan segala macam seperti apa terus juga melihat sehari-harinya," ujar Ginting.
BACA JUGA:Jafar/Felisha Tumbang, Indonesia Berharap Pada Ganda Putra di Badminton Asia Championships 2025