Tragis! Tak Siapkan Makan Malam, Suami di Blitar Aniaya Istri hingga Tewas
Kasus KDRT di Blitar: suami aniaya istrinya hingga tewas karena masalah makan malam. Polisi ungkap korban alami asfiksia akibat cekikan./Kolase Bacakoran.co--Instagram @feedgramindo
BACAKORAN.CO – Kasus kekerasan dalam rumah tangga kembali mencuat di Kabupaten Blitar, Jawa Timur.
Seorang pria berinisial R (44) diduga menganiaya istrinya, SN (48), hingga meninggal dunia.
Peristiwa memilukan itu terjadi di rumah mereka yang berada di Dusun Buneng, Desa Boro, Kecamatan Selorejo, pada Senin malam, 2 Februari 2026.
Menurut keterangan polisi, insiden bermula dari pertengkaran sepele yang kemudian berkembang menjadi tragedi.
R disebut marah besar karena tidak disiapkan makan malam oleh istrinya setelah ia pulang ke rumah.
“Keterangan dari terduga pelaku, dia minta dilayani, disiapin makan tapi istrinya tidak mengindahkan,” ujar Kasat Reskrim Polres Blitar, AKP Margono, kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Selasa (3/2/2026) malam.
Pertengkaran yang Memuncak
BACA JUGA:Viral Video Seorang Istri di PALI Alami KDRT di Depan Bayi, Suami Tantang Sebar Bukti Rekaman
BACA JUGA:Sempat Ditutupi, Ini Kronologi Kasus Lee Ji Hoon Diduga KDRT Istri, Endingnya Bikin Melongo
Tidak hanya soal makan malam, R juga menyinggung kondisi rumah yang dianggap kotor dan tidak rapi.
Hal itu memicu pertengkaran lebih besar.
“Terduga pelaku ini bilangnya ingin agar istri itu bertindak selayaknya istri di rumah. Mungkin maksudnya melayani makan, bersih-bersih rumah dan lainnya,” kata Margono.
Margono menambahkan bahwa konflik rumah tangga pasangan ini bukan kali pertama terjadi.
Pertengkaran serupa sudah sering terjadi sebelumnya, bahkan kerap dipicu oleh masalah ekonomi.
“Sebenarnya sudah sering terjadi KDRT (kekerasan dalam rumah tangga). Cuma yang kemarin malam itu sampai tidak terkendali, akhirnya berlebihan,” ujarnya.