bacakoran.co

Israel Gempur Kantor Presiden Iran, Teheran Membalas dengan Rudal ke Kapal Induk AS!

Teheran mengklaim bahwa serangan balasan tersebut menewaskan atau melukai sedikitnya 560 tentara AS. --detikNew - detikcom

BACAKORAN.CO - Perang antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran semakin menunjukkan eskalasi yang berbahaya.

Dalam perkembangan terbaru, militer Israel mengumumkan bahwa mereka telah melancarkan serangan udara langsung ke pusat kekuasaan Iran di Teheran.

Target utama serangan tersebut adalah kantor kepresidenan Iran serta gedung Dewan Keamanan Nasional Tertinggi.

Serangan ini dianggap sebagai bagian dari kampanye berkelanjutan Israel untuk melemahkan struktur kepemimpinan Republik Islam Iran.  

BACA JUGA:Heboh, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT, KPK Ungkap Alasannya!

BACA JUGA:Geger! Selat Hormuz Ditutup Total? Menteri Bahlil Buka Suara Soal Stok Minyak Indonesia, Begini Kondisinya

"Angkatan Udara Israel... menyerang dan menghancurkan fasilitas di dalam kompleks kepemimpinan rezim Iran di jantung Teheran semalam," kata militer Israel, dilansir Bacakoran.co dari AFP, Selasa (3/3/2026).  

"Selama serangan terhadap kompleks tersebut, sejumlah amunisi dijatuhkan ke kantor kepresidenan dan gedung Dewan Keamanan Nasional Tertinggi," tambahnya.  

Serangan ini bukan hanya simbolis, melainkan juga strategis, karena menyasar jantung pemerintahan Iran.

Namun, Iran tidak tinggal diam. Militer mereka segera melancarkan serangan balasan terhadap pangkalan-pangkalan Amerika Serikat di kawasan Teluk.

BACA JUGA:Sedang Pegang Parang, Pria di Lubuklinggau Disergap Polisi, Ini Kasusnya

BACA JUGA:KPK Bongkar Kasus Korupsi, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Jadi Tersangka!

Teheran mengklaim bahwa serangan balasan tersebut menewaskan atau melukai sedikitnya 560 tentara AS.  

Juru bicara Markas Pusat Khatam al-Anbiya, Kolonel Ebrahim Zolfaghari, menyatakan bahwa operasi balasan yang diberi nama "Operasi Janji Sejati 4" merupakan bentuk pembalasan atas serangan gabungan AS-Israel serta atas pembunuhan pemimpin tertinggi mereka, Ayatollah Ali Khamenei.  

Israel Gempur Kantor Presiden Iran, Teheran Membalas dengan Rudal ke Kapal Induk AS!

Ayu

Ayu


bacakoran.co - perang antara israel, amerika serikat, dan iran semakin menunjukkan eskalasi yang berbahaya.

dalam perkembangan terbaru, militer israel mengumumkan bahwa mereka telah melancarkan serangan udara langsung ke pusat kekuasaan iran di teheran.

target utama serangan tersebut adalah kantor kepresidenan iran serta gedung dewan keamanan nasional tertinggi.

serangan ini dianggap sebagai bagian dari kampanye berkelanjutan israel untuk melemahkan struktur kepemimpinan republik islam iran.  

"angkatan udara israel... menyerang dan menghancurkan fasilitas di dalam kompleks kepemimpinan rezim iran di jantung teheran semalam," kata militer israel, dilansir bacakoran.co dari afp, selasa (3/3/2026).  

"selama serangan terhadap kompleks tersebut, sejumlah amunisi dijatuhkan ke kantor kepresidenan dan gedung dewan keamanan nasional tertinggi," tambahnya.  

serangan ini bukan hanya simbolis, melainkan juga strategis, karena menyasar jantung pemerintahan iran.

namun, iran tidak tinggal diam. militer mereka segera melancarkan serangan balasan terhadap pangkalan-pangkalan amerika serikat di kawasan teluk.

teheran mengklaim bahwa serangan balasan tersebut menewaskan atau melukai sedikitnya 560 tentara as.  

juru bicara markas pusat khatam al-anbiya, kolonel ebrahim zolfaghari, menyatakan bahwa operasi balasan yang diberi nama "operasi janji sejati 4" merupakan bentuk pembalasan atas serangan gabungan as-israel serta atas pembunuhan pemimpin tertinggi mereka, ayatollah ali khamenei.  

dalam operasi itu, pasukan iran menargetkan kapal induk as, uss abraham lincoln, dengan empat rudal jelajah.

zolfaghari mengklaim bahwa serangan tersebut membuat uss abraham lincoln "kabur" ke perairan tenggara samudra hindia.  

serangan iran juga diarahkan ke pangkalan udara ali al-salem di kuwait. menurut klaim mereka, pangkalan tersebut lumpuh total dan struktur angkatan laut as di kawasan itu hancur.  

situasi ini menunjukkan bahwa konflik tidak lagi terbatas pada wilayah iran dan israel, melainkan telah meluas ke pangkalan-pangkalan militer amerika di negara-negara teluk.

eskalasi ini menimbulkan kekhawatiran besar akan pecahnya perang regional yang lebih luas, dengan dampak yang bisa mengguncang stabilitas politik, ekonomi, dan keamanan global.

dunia internasional kini menunggu langkah berikutnya dari masing-masing pihak, sementara ketegangan terus meningkat tanpa tanda-tanda mereda.  

Tag
Share