Mitos atau Fakta! Isra Miraj dalam Perspektif Sains, Apakah Mungkin Melintasi Ruang dan Waktu?

Kamis 23 Jan 2025 - 07:06 WIB
Reporter : Ainun
Editor : Ainun

BACAKORAN.CO - Isra Miraj merupakan salah satu peristiwa penting dalam Islam yang menggambarkan perjalanan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam (SAW) .

Dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu naik ke langit hingga Sidratul Muntaha.

Namun, apakah sains bisa menjelaskan peristiwa luar biasa ini?

Menurut pakar astronomi, Profesor Thomas Djamaluddin, Isra Miraj adalah perjalanan yang melibatkan konsep keluar dari dimensi ruang dan waktu.

BACA JUGA:Waduh! Isra Mikraj Dianggap Mengambil Cerita dari Arda Viraf, Benarkah Islam Plagiasi Agama Zoroaster?

BACA JUGA:Luar Biasa! 4 Keistimewaan dan Keutamaan Isra Mi'raj Menurut Habib Ali Zaenal Abidin yang Jarang Diketahui

Sesuatu yang hingga kini tidak dapat dijelaskan sepenuhnya oleh ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek).

Dalam pandangan ilmiah, manusia hidup dalam dimensi ruang dan waktu yang membatasi keberadaan dan pergerakan kita.

Dalam peristiwa Isra Miraj, Nabi Muhammad tidak sekadar berpindah tempat secara fisik, melainkan keluar dari batasan dimensi ruang.

Profesor Thomas menjelaskan bahwa perjalanan ini bukanlah mimpi.

BACA JUGA:Libur Panjang Isra Mikraj dan Imlek, ASDP Keluarkan Imbauan untuk Pengguna Kapal Penyeberangan, Begini Isinya!

BACA JUGA:Amalan dan Doa Malam Isra Miraj yang Mendatangkan Keberkahan, Menyelamatkan dari Kesulitan Dunia dan Akhirat

Melainkan kejadian nyata yang melibatkan perpindahan ke dimensi yang berbeda.

Hal ini dapat dijelaskan dengan logika ilmiah bahwa ketika seseorang melampaui ruang-waktu.

Jarak tidak lagi menjadi hambatan, sehingga perjalanan dari Makkah ke Yerusalem, hingga ke langit, dapat terjadi dalam waktu sekejap.

Kategori :