Waduh, Arab Saudi Hapus Palestina dari Peta Buku Ajar, Kok Bisa? Simak Penjelasan Detailnya!
Arab Saudi mengubah kurikulum pendidikan dengan menghapus nama Palestina di buku sekolah dan kata-kata yang dianggap bermusuhan dengan Israel. --Istimewa
BACAKORAN.CO – Saat dunia mengutuk keras aksi brutal Israel yang membombardir kamp pengungsian di Rafah hingga menewaskan ratusan warga Palestina, dunia dikejutkan dengan kabar dihapusnya nama Palestina dari peta di buku sekolah Arab Saudi.
Kurikulum pendidikan terbaru Arab Saudi mengalami perubahan signifikan pada buku teks dari tahun ajaran sebelumnya.
Bahkan ini terlihat dalam terminologi.
Salah satu contohnya adalah gambar dari buku Studi Sosial dan Nasional 2023-2024.
BACA JUGA:Waspada! Inilah Produk-produk Pro Israel yang Harus Kamu Boikot Selain Starbucks!
BACA JUGA:Biadab! Israel Serang Sekolah di Gaza Secara Brutal, 37 Orang Dilaporkan Tewas, Free Palestine
Di mana ada dalam buku tersebut peta Arab Saudi dan negara-negara sekitarnya, tetapi wilayah Palestina dibiarkan tanpa nama.
"Ini berbeda dengan peta dalam buku teks 2022," bunyi laporan lembaga pemikir pro-Israel seperti dilansir dari New Arab, hari ini, Senin (9/6/2024).
Selain itu, kata-kata yang dianggap "bertentangan" dengan Israel pun dihilangkan dari beberapa teks dalam kurikulum.
Terutama istilah seperti "musuh" dan "musuh Zionis".
BACA JUGA:Yuk Boikot! 3 Cara Cek Produk Terafiliasi Israel, Ada Bdnaash dan No Thanks...
BACA JUGA:Masha Allah, Wujud Solidaritas terhadap Palestina, Negara Ini Larang Kunjungan Turis Israel
Teks yang membahas mengenai ambisi Israel di wilayah tersebut dan upaya mengusir warga Palestina dari tanah mereka pun dihapus.
Buku teks tersebut merujuk Yerusalem Timur sebagai wilayah pendudukan dan sebagai ibu kota Palestina.