Kalah 1-2 dari China, Indonesia Tetap di Peringkat 5 Grup C Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
Ragnar Oratmangoen belum bisa membawa Indonesia ke jalur kemenangan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.-pssi-
Dengan penguasaan permainan di babak pertama sebanyak itu, Indonesia melakukan 304 passing yang membuahkan 5 kali gangguan ke gawang China. Dari total percobaan itu, 4 di antaranya shots on target.
Bandingkan dengan China yang dipaksa bertahan usai leading 1 gol. Mereka memang tidak banyak menyerang tapi saat keluar dari kurungan serangan Indonesia bisa mengancam.
Mereka melakukan 5 kali percobaan yang 3 di antarnya shots on target. Mereka juga sukses memanfaatkan permainan terbuka Indonesia dengan mencetak gol kedua menjelang turun minum melalui Yang Yuning (44').
Memasuki babak kedua, perubahan dilakukan. Shin Tae Yong meningkatkan intensitas penyerangan dengan melakukan pergantian dengan memasukkan Marselino Ferdinan gantikan Witan Sulaeman.
Kemudian Rizky Ridho masuk gantikan Shayne Pattynama. Lalu memasukkan Thom Haye untuk gantikan Mees Hilgers.
BACA JUGA:Timnas Indonesia Butuh Adaptasi Cuaca, Jordi dan Sandy Alami Cedera, Cek di Sini Kondisinya
Serangan kembali ditambah dengan memasukkan pemain bernaluri menyerang seperti Malik Risaldi gantikan Ivar Jenner dan Pratama Arhan untuk gantikan Asnawi Mangkualam di menit ke-85.
Masuknya Arhan mampu membuka peluang gol untuk Indonesia. Lemparan ke dalam Arhan yang salah diantisipasi pemain China karena sundulannya menghampiri kaki Thom Haye yang ada di depan gawang China. Cocoran Thom membuahkan gol perdana untuk Indonesia di laga ini (86').
Wasit memberikan tambahan waktu 9 menit usai waktu normal usai. Namun upaya keras pemain Indonesia menambah gol tidak menemui hasil hingga akhir pertandingan.
Pelatih Shin Tae Yong gagal hindarkan Indonesia dari kekalahan atas China -pssi-
Indonesia sepanjang babak kedua memaksa China bertahan. Mereka tidak sekalipun mampu mengirim ancaman ke gawang Indonesia. Sebaliknya Indonesia yang terus menekan menciptakan 9 kali percobaan ke gawang China yang dua di antaranya shots on target.
BACA JUGA:Ingat! China Bukan Lawan Mudah, Ini Masalah Yang Akan Dihadapi Timnas Indonesia Saat Main di Qingdao
Dengan catatan ini, total Indonesia melakukan 14 tembakan ke gawang China yang 6 di antaranya shots on target. Berbanding 5 kali tembakan ke gawang yang 3 diantaranya on target milik China.
Indonesia total kuasi 74 persen permainan berbanding 26 persen untuk China. Sayang statistik mentereng ini tidak bisa bantu hadirkan kemenangan.