bacakoran.co

Terkuak! Antok Pelaku Mutilasi Uswatun di Ngawi Ternyata Tidak Sendiri, Kerabatnya Turut Terlibat

Peran kerabat Antok pelaku mutilasi Uswatun Khasanah--Ist

BACAKORAN.CO - Kasus mutilasi terhadap Uswatun Hasanah (29) yang tubuhnya ditemukan dalam koper di Ngawi semakin mengungkap fakta mengejutkan.

Berdasarkan rekaman CCTV dan pemeriksaan intensif, polisi memastikan Antok alias RTH, pelaku utama, tidak bertindak sendirian.

Ia mengajak seorang kerabat untuk membantu melancarkan aksi keji tersebut.  

Menurut keterangan Kapolda Jawa Timur, Kombes M Firman, kerabat tersebut bertugas mengantar Antok ke sebuah rumah kosong di Tulungagung, tempat korban sempat disembunyikan.

BACA JUGA:Antok Ingin Hilangkan Jejak Jual Murah Mobil Uswatun Khasanah hingga Bertahun-tahun Jalin Hubungan Terlarang

BACA JUGA:Fakta Dibalik Pembunuhan dan Mutilasi Mayat Dalam Koper, Pelaku Ternyata Bukan Suami Siri korban

Rumah kosong itu menjadi lokasi persinggahan sebelum jenazah Uswatun dibuang di dua lokasi berbeda.

"Kerabat tersangka membantu mengantarnya ke lokasi penyimpanan jenazah di Tulungagung. Namun, perannya sebatas mengantar. Meski demikian, keterlibatan ini masih kami dalami lebih lanjut," ujar Kombes M Firman, dikutip Tim bacakoran.co dari disway.id.

Jenazah Uswatun pertama kali ditemukan dalam koper pada 21 Januari 2025.

Namun, bagian kepala baru dibuang sehari setelahnya.

BACA JUGA:Pelaku Mutilasi dalam Koper di Ngawi Berhasil Ditangkap, Diduga Motif Karena Cemburu

BACA JUGA:Kasus Mayat Wanita dalam Koper Bernama Uswatun Khasanah, Kamar Hotel di Kediri Terlihat Dipasang Garis Polisi

Polisi menyebut pelaku sempat gagal membuang kepala korban karena ketahuan pengendara motor di belakang mobilnya.

Akibatnya, kepala itu dibawa kembali dan disembunyikan semalaman sebelum akhirnya dibuang.

Terkuak! Antok Pelaku Mutilasi Uswatun di Ngawi Ternyata Tidak Sendiri, Kerabatnya Turut Terlibat

Ainun

Ainun


bacakoran.co - kasus mutilasi terhadap uswatun hasanah (29) yang tubuhnya ditemukan dalam koper di  semakin mengungkap fakta mengejutkan.

berdasarkan rekaman cctv dan pemeriksaan intensif, polisi memastikan antok alias rth, pelaku utama, tidak bertindak sendirian.

ia mengajak seorang kerabat untuk membantu melancarkan aksi keji tersebut.  

menurut keterangan kapolda jawa timur, kombes m firman, kerabat tersebut bertugas mengantar antok ke sebuah rumah kosong di tulungagung, tempat korban sempat disembunyikan.

rumah kosong itu menjadi lokasi persinggahan sebelum jenazah uswatun dibuang di dua lokasi berbeda.

"kerabat tersangka membantu mengantarnya ke lokasi penyimpanan jenazah di tulungagung. namun, perannya sebatas mengantar. meski demikian, keterlibatan ini masih kami dalami lebih lanjut," ujar kombes m firman, dikutip tim bacakoran.co dari disway.id.

jenazah  pertama kali ditemukan dalam koper pada 21 januari 2025.

namun, bagian kepala baru dibuang sehari setelahnya.

polisi menyebut pelaku sempat gagal membuang kepala korban karena ketahuan pengendara motor di belakang mobilnya.

akibatnya, kepala itu dibawa kembali dan disembunyikan semalaman sebelum akhirnya dibuang.

antok mengakui menggunakan pisau buah untuk memutilasi tubuh korban.

namun, hasil forensik awal menunjukkan tidak ada bekas yang signifikan pada pisau tersebut.

penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan untuk mengungkap alat sebenarnya yang digunakan pelaku.  

sementara itu, dugaan motif pelaku adalah rasa cemburu dan sakit hati.

korban dan pelaku diketahui memiliki hubungan dekat sebelumnya, namun konflik memuncak hingga terjadi pembunuhan dan mutilasi.

polisi kini terus menggali peran kerabat pelaku dan mengumpulkan bukti tambahan terkait kejahatan ini.

kasus ini menjadi sorotan publik karena kekejamannya yang luar biasa.

kasus kasus mutilasi terhadap tidak hanya mengejutkan publik karena kekejaman yang dilakukan tetapi juga diketahui keduanya menjalin hubunga terlarang.

setelah melakukan perbuatan keji tersebut antok menjual mobil pribadi korban sebuah suzuki ertiga kepada penadah di sidoarjo,

mobil tersebut dijual dengan harga yang jauh di bawah pasaran yakni rp57 juta. 

dana hasil penjualan ini kemudian digunakan oleh antok untuk membeli mobil bekas jenis toyota vios. 

menurut dirreskrimum polda jatim, kombes pol m farman mobil tersebut terakhir kali terlihat ketika uswatun pergi bersama keluarganya. 

namun setelah penemuan jasad uswatun dalam koper di ngawi keberadaan mobil tersebut menjadi misteri bagi keluarganya.

atok sering berurusan dengan mobil kredit, mobil gadai dan lain-lain yang tidak memiliki kelengkapan dokumen resmi. 

selain itu dalam kehidupannya sehari-hari, antok merupakan pengurus di sebuah perguruan silat di tulungagung dan anggota lembaga swadaya masyarakat (lsm). 

awal mula hubungan dengan korban

hubungan antara antok dan uswatun khasanah dimulai sekitar tiga tahun yang lalu.

ketika itu antok mengaku sebagai seorang bujangan meskipun pada kenyataannya ia sudah menikah dan memiliki seorang anak.

uswatun yang saat itu merupakan seorang janda dengan dua anak, tertarik dan akhirnya menjalin hubungan asmara dengannya.

namun kebohongan antok akhirnya terungkap setelah beberapa bulan. 

uswatun mengetahui bahwa antok adalah seorang kepala keluarga yang sudah menikah.

keinginan uswatun untuk menjadi istri sah antok semakin kuat dan ia bahkan berani melabrak istri sah antok di rumahnya berharap agar antok segera menceraikan istrinya dan menikahinya.

perseteruan ini memuncak ketika uswatun mendesak antok untuk segera menikahinya secara sah dengan syarat bahwa antok harus menceraikan istri sahnya di jombang. 

uswatun bahkan pernah melabrak istri sah antok di jombang menuntut agar antok memenuhi janjinya.

namun permintaan ini tidak dapat dipenuhi dengan cepat oleh antok. 

situasi semakin memanas ketika uswatun mengetahui bahwa antok memiliki anak kedua dengan istri sahnya. 

kemarahan uswatun memuncak dan ia mengeluarkan sumpah serapah terhadap keluarga antok, yang akhirnya memicu dendam dan kejahatan yang mengerikan tersebut.

Tag
Share