bacakoran.co

Update Banjir Bandang dan Longsor Sukabumi Telan Korban Jiwa 1 Meninggal dan 7 Orang Hilang

Banjir Bandang dan Longsor Sukabumi Telan Korban Jiwa 1 Jiwa Meninggal dan 7 Orang Hilang--Kolase

"Bang izin, saya terjebak. Saya sedang bawa orang hamil dan anak kecil. Tolong bang," ujar relawan di dalam video tersebut. 

BACA JUGA:Terbang 10 Menit, Boom! Starship SpaceX Hancur di Langit, Misi Gagal?

BACA JUGA:Kejari OKI Tahan 2 Camat Aktif, Diduga Terlibat Korupsi Belanja Modal Dispora tahun 2022

Ketika video sedang berlangsung, hujan deras masih mengguyur wilayah Sukabumi Jawa Barat dan sekitarnya.

Di sisi lain, warga yang terdampak juga telah direlokasikan ke tempat pengungsian yang telah dibuka, yakni berada di BANK SUPRA Pelabuhan Ratu.

Adapun kebutuhan mendesak yang diperlukan oleh para korban bencana banjir dan longsor ini antara lain makanan siap saji, air mineral, selimut, matras, alat kebersihan, dan hygiene kit.

Bantuan logistik ini juga akan disalurkan oleh tim ke tempat pengungsian sembari proses pencarian korban hilang masih berlangsung.

BACA JUGA:Persita Bertekad Ulang Tradisi Gol Pertama saat Menjamu PSS, Ini Instruksi Khusus Fabio Lefundes

BACA JUGA:Emas Antam Murah Meriah! Turun Rp16.000 per Gram, Cek Daftar Harga Terbaru di Sini!

Hingga pukul 07.30 WIB pada Jumat (07/03), tim masih terus melakukan pencarian terhadap korban yang hilang. 

Pendataan dampak bencana ini masih berlangsung untuk memberikan bantuan lebih lanjut kepada warga yang membutuhkan.

BPBD Kabupaten Sukabumi bersama BASARNAS, TNI, dan Polri terus berkoordinasi untuk berupaya menangani bencana ini dengan sebaik-baiknya dan memberikan perlindungan serta bantuan kepada warga yang terdampak.

Update Banjir Bandang dan Longsor Sukabumi Telan Korban Jiwa 1 Meninggal dan 7 Orang Hilang

Rida Satriani

Rida Satriani


bacakoran.co - bencana bandang dan longsor melanda kabupaten sukabumi, jawa barat, pada kamis (06/03) malam yang mengakibatkan satu orang warga meninggal dan tujuh lainnya hilang.

bencana banjir dan tanah longsor ini dipicu oleh terjadinya dengan intesitas tinggi yang disertai dengan angin kencang.

berdasarkan catatan badan penanggulangan bencana daerah (bpbd) sukabumi, wilayah yang terdampak banjir terdapat sekitar 18 titik kecamatan.

kecamatan tersebut diantaranya kecamatan kadudampit, curugkembar, palabuhanratu, waluran, bantar gadung, cisaat, cikembar, warungkiara, sagaranten, lengkong, jampangtengah, ciemas, cimanggu, pabuaran, gunung guruh, cikakak, dan cicantayan.

hingga saat ini, jumlah warga yang terdampak bencana banjir dan longsor di sukabumi ini terdiri dari 116 kk/204 jiwa terdampak dan 31 kk/158 jiwa mengungsi, tetapi pendataan ini masih terus berlangsung.

sementara itu, korban jiwa yang tercatat berjumlah 1 orang tertimbun longsor, 7 orang hilang dan masih dalam tahap pencarian.

ketinggian banjir mencapai kurang lebih 2 meter sehingga membuat kerugian materill berupa 120 unit rumah, 5 unit rumah sakit, 5 unit rumah bersalin, dan 12 fasumsos terdampak tenggelam.

dalam mengatasi hal ini, tim sar gabungan kabupaten sukabumi berupaya melakukan assesment, kajian cepat, serta mengevakuasi dan berkoordinasi dengan basarnas, tni, dan polri untuk melakukan pencarian korban hilang.

terkait dengan hal ini pula, terdapat sebuah video yang diunggah oleh akun instagram yang memperlihatkan relawan yang sedang menyelamatkan ibu hamil dan anak kecil di dalam mobil.

keduanya terjebak longsor di ruas jalan provinsi kiara 2, kampung cimapag, desa loji, kecamatan simpenan, kabupaten sukabumi.

"bang izin, saya terjebak. saya sedang bawa orang hamil dan anak kecil. tolong bang," ujar relawan di dalam video tersebut. 

ketika video sedang berlangsung, hujan deras masih mengguyur wilayah sukabumi jawa barat dan sekitarnya.

di sisi lain, warga yang terdampak juga telah direlokasikan ke tempat pengungsian yang telah dibuka, yakni berada di bank supra pelabuhan ratu.

adapun kebutuhan mendesak yang diperlukan oleh para korban bencana banjir dan longsor ini antara lain makanan siap saji, air mineral, selimut, matras, alat kebersihan, dan hygiene kit.

bantuan logistik ini juga akan disalurkan oleh tim ke tempat pengungsian sembari proses pencarian korban hilang masih berlangsung.

hingga pukul 07.30 wib pada jumat (07/03), tim masih terus melakukan pencarian terhadap korban yang hilang. 

pendataan dampak bencana ini masih berlangsung untuk memberikan bantuan lebih lanjut kepada warga yang membutuhkan.

bpbd kabupaten sukabumi bersama basarnas, tni, dan polri terus berkoordinasi untuk berupaya menangani bencana ini dengan sebaik-baiknya dan memberikan perlindungan serta bantuan kepada warga yang terdampak.

Tag
Share