bacakoran.co

Netizen Geram! Perangkat Desa Grobogan Pamer Mobil, Padahal Gaji Rp2 Juta: Begini Klarifikasinya

Viral perangkat desa Grobogan gaji Rp2 juta pamer mobil bikin netizen geram--Ist

BACAKORAN.CO - Seorang perangkat desa Grobogan bernama Lopo Aris Wibowo ramai diperbincangkan di media sosial usai ucapannya viral setelah mengaku bergaji Rp2 juta namun tetap bisa memiliki mobil.

Video tersebut direkam saat dirinya bersama tiga perangkat desa lain dari Desa Randurejo, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, hendak berangkat menuju upacara 17 Agustus 2025.

Gaji Perangkat Desa Menurut Aturan Pemerintah

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas PP Nomor 43 Tahun 2014, berikut rinciannya:

BACA JUGA:Heboh! Lumpur Misterius Menyembur di Jalur Pantura Indramayu, Warga Panik & Lalu Lintas Lumpuh

BACA JUGA:Kampung Tongkol! Sudut Jakarta yang Tak Pernah Siang

Gaji pokok kepala desa ditetapkan sebesar Rp2.426.640 per bulan, setara 120 persen gaji PNS golongan II/a.

Sedangkan sekretaris desa menerima Rp2.224.420 per bulan, yaitu 110 persen dari gaji PNS golongan yang sama.

Perangkat desa lainnya (kepala urusan, kepala seksi, kepala dusun) memperoleh gaji setara PNS golongan II/a, yaitu Rp2.022.200 per bulan.

Dengan demikian, wajar jika masyarakat terkejut ketika seorang perangkat desa Grobogan bisa memiliki mobil meskipun penghasilan tetap dari desa hanya sekitar Rp2 juta.

BACA JUGA:Paling Ditunggu, Hasil Tes DNA Ridwan Kamil dan Lisa Mariana Malah Ditunda, Ini Alasannya!

BACA JUGA:Eks KSAD Desak Pelaku Kematian Prada Lucky Dihukum Pidana Setimpal Jangan Hanya Dipecat: Hukum Harus Berjalan!

Klarifikasi Perangkat Desa Grobogan

Setelah video viral, Lopo Aris Wibowo akhirnya meminta maaf kepada publik.

”Dengan adanya video yang sangat viral, saya pribadi sangat merasa bersalah. Dan saya berharap masyarakat seluruh Indonesia bersedia memaafkan saya,” ucapnya, Senin (18/8/2025).

Lopo mengaku tidak punya niat merendahkan masyarakat dan pernyataan itu hanya bercanda.

Netizen Geram! Perangkat Desa Grobogan Pamer Mobil, Padahal Gaji Rp2 Juta: Begini Klarifikasinya

Deby Tri

Deby Tri


bacakoran.co - seorang perangkat desa bernama lopo aris wibowo ramai diperbincangkan di media sosial usai ucapannya viral setelah mengaku bergaji rp2 juta namun tetap bisa memiliki mobil.

video tersebut direkam saat dirinya bersama tiga perangkat desa lain dari desa randurejo, kecamatan pulokulon, kabupaten grobogan, jawa tengah, hendak berangkat menuju upacara 17 agustus 2025.

menurut aturan pemerintah

berdasarkan peraturan pemerintah (pp) nomor 11 tahun 2019 tentang perubahan kedua atas pp nomor 43 tahun 2014, berikut rinciannya:

gaji pokok kepala desa ditetapkan sebesar rp2.426.640 per bulan, setara 120 persen gaji pns golongan ii/a.

sedangkan sekretaris desa menerima rp2.224.420 per bulan, yaitu 110 persen dari gaji pns golongan yang sama.

perangkat desa lainnya (kepala urusan, kepala seksi, kepala dusun) memperoleh gaji setara pns golongan ii/a, yaitu rp2.022.200 per bulan.

dengan demikian, wajar jika masyarakat terkejut ketika seorang perangkat desa grobogan bisa memiliki mobil meskipun penghasilan tetap dari desa hanya sekitar rp2 juta.

klarifikasi perangkat desa grobogan

setelah video viral, lopo aris wibowo akhirnya meminta maaf kepada publik.

”dengan adanya video yang sangat viral, saya pribadi sangat merasa bersalah. dan saya berharap masyarakat seluruh indonesia bersedia memaafkan saya,” ucapnya, senin (18/8/2025).

lopo mengaku tidak punya niat merendahkan masyarakat dan pernyataan itu hanya bercanda.

karena video yang beredar itu, lopo merasa gelisah hingga tak tidur semalaman.

”semalam saya sampai tidak tidur. ini jadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya,” tambahnya.

selain itu, ia juga menjelaskan bahwa mobil yang disebut dalam video bukan hanya hasil gaji sebagai perangkat desa.

rekannya, dedi, yang menyetir mobil tersebut, ternyata juga memiliki usaha perkebunan tebu.

”dia punya usaha perkebunan tebu. jadi bukan hanya perangkat desa saja,” tegas lopo.

reaksi pemerintah desa

kepala desa setempat, daniel martiknyo, memanggil lopo untuk memberikan klarifikasi.

lopo menyampaikan penjelasan lengkap kepada atasannya dan menegaskan bahwa ia tidak bermaksud pamer.

”saya sudah dipanggil pak lurah, dan sudah saya sampaikan klarifikasi lengkap. sekali lagi, saya minta maaf,” pungkasnya.

Tag
Share