Ulah China, Elon Musk Terpaksa Pangkas Harga Mobil Tesla di Sejumlah Negara, Cek di Sini!

Ketatnya persaingan pasar kendaraan listrik, terutama mobil listrik buatan China memaksa Elon Musk menurunkan harga mobil tesla di sejumlah negara. --

Imbasnya pemangkasan harga secara agresif yang mengorbankan margin keuntungan.

Berdasarkan situs resminya, Tesla telah menurunkan harga mobil Model 3 di China sebesar 14 ribu yuan atau sekitar US$1.930, menjadi 231.900 yuan atau sekitar US$32 ribu.

BACA JUGA:Bisa Kok, Mudik Pakai Mobil Listrik, Ada 49 Titik Stasiun Charging 'Rest Area' Jalan Tol, Catat Lokasinya?

BACA JUGA:Hyundai dan Kia Recall 170 Ribu Mobil Listrik, Apa Masalahnya? ini Daftar Mobil yang Ditarik!

Di Jerman, harga mobil Model 3 juga turun dari 42.990 euro menjadi 40.990 euro atau sekitar US$43.670,75.

Penurunan harga produk Tesla juga terjadi di negara-negara Eropa, Timur Tengah, dan Afrika.

Pada Jumat (19/4/2024), harga mobil Tesla Model Y, Model X, dan Model S turun sebesar US$2 ribu.

Tesla juga memotong harga perangkat lunak asisten pengemudi Full Self-Driving di AS pada Sabtu (20/4/2024), menjadi US$8 ribu dari US$12 ribu.

BACA JUGA:Spek Canggih! KIA Ray EV, Mobil Listrik Mungil, Kapan Masuk Indonesia?

BACA JUGA:Sedan Rasa Sport Car? Hyundai IONIQ 6 Jadi Saingan All New BZ4X Dalam Mewujudkan Era Baru Mobil Listrik

Suku bunga yang tinggi telah membuat Tesla terlambat dalam memperbarui produknya, melemahkan minat konsumen terhadap barang-barang dengan harga tinggi.

Persaingan dari produsen mobil Tiongkok yang meluncurkan model mobil dengan harga lebih murah juga menjadi faktor lain.

Musk menunda pertemuan dengan Perdana Menteri Narendra Modi di India pada akhir pekan ini karena komitmen di Tesla.

Rencananya adalah agar Tesla bisa memasuki pasar di Asia Selatan.

BACA JUGA:Mana Lebih Unggul? Wuling BinguoEV VS BYD Dolphin, Sama-Sama Imut, Yuk Intip Keunggulan Mobil Listrik ini...

Ulah China, Elon Musk Terpaksa Pangkas Harga Mobil Tesla di Sejumlah Negara, Cek di Sini!

Ramadhan Evrin

Ramadhan Evrin


bacakoran.co – makin ketatnya persaingan di industri membuat produsen harus merevisi harga jual.

seperti tesla motors, perusahaan mobil listrik milik ini menurunkan harga jual produknya di pasar utama.

setelah menurunkan harga jual mobil listrik di amerika serikat (as), penurunan juga dilakukan di pasar china dan jerman.

penurunan harga disebabkan oleh penurunan penjualan produk dan persaingan harga yang semakin ketat di pasar kendaraan listrik (ev).

terutama dengan mobil listrik buatan china.

elon musk, ceo tesla mengungkapkan, pada kuartal i/2024, pengiriman kendaraan secara global mengalami penurunan.

ini jadi yang pertama kalinya dalam hampir empat tahun.

“harga mobil tesla disesuaikan dengan permintaan,” ungkap musk.

sehingga seringkali mengalami perubahan.

sebagai pemimpin pasar kendaraan listrik, tesla telah terlibat dalam perang harga kendaraan listrik selama lebih dari satu tahun.

imbasnya pemangkasan harga secara agresif yang mengorbankan margin keuntungan.

berdasarkan situs resminya, tesla telah menurunkan harga mobil model 3 di china sebesar 14 ribu yuan atau sekitar us$1.930, menjadi 231.900 yuan atau sekitar us$32 ribu.

di jerman, harga mobil model 3 juga turun dari 42.990 euro menjadi 40.990 euro atau sekitar us$43.670,75.

penurunan harga produk tesla juga terjadi di negara-negara eropa, timur tengah, dan afrika.

pada jumat (19/4/2024), harga mobil tesla model y, model x, dan model s turun sebesar us$2 ribu.

tesla juga memotong harga perangkat lunak asisten pengemudi full self-driving di as pada sabtu (20/4/2024), menjadi us$8 ribu dari us$12 ribu.

suku bunga yang tinggi telah membuat tesla terlambat dalam memperbarui produknya, melemahkan minat konsumen terhadap barang-barang dengan harga tinggi.

persaingan dari produsen mobil tiongkok yang meluncurkan model mobil dengan harga lebih murah juga menjadi faktor lain.

musk menunda pertemuan dengan perdana menteri narendra modi di india pada akhir pekan ini karena komitmen di tesla.

rencananya adalah agar tesla bisa memasuki pasar di asia selatan.

tesla juga akan melakukan pemutusan hubungan kerja global sebesar lebih dari 10 persen untuk menghadapi penurunan pengiriman tahunan pertamanya.

musk membantah berita reuters pada jumat (5/4/2024) yang mengklaim rencana untuk mengembangkan kendaraan listrik yang terjangkau dan mendukung robotaxis telah dibatalkan.

saham tesla telah turun sebesar 40,8 persen sepanjang tahun ini.

Tag
Share