bacakoran.co

Fakta Baru Terungkap, Polisi Beberkan Ada Korban Lain Selain Pegawai Koperasi yang Jadi Korban Pembunuhan

Fakta Baru Terungkap dalam Pembunuhan Pegawai Koperasi di Bekasi --DetikNews

BACAKORAN.CO - Terkait pembunuhan pegawai koperasi di Cibarusah, Bekasi fakta terbaru terungkap oleh pihak kepolisian.

Fakta ini terungkap berawal dari penemuan jasad Pegawai Koperasi yang dibunuh menggunakan kain dengan cara dicekik, di rumah pelaku di Desa Sindangmulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi.

Kombes Mustofa membeberkan fakta baru tersebut setelah dilakukan penyelidikan kasus awal yang terungkap.

"Pada 2022 pelaku melakukan pembunuhan terhadap istri sahnya. Jadi tersangka ini memiliki dua istri. Istri yang pertama nikah siri, kedua ini nikah resmi," jelas Mustofa di Bekasi, dikenal Bacakoran.co dari Disway.id, Kamis (6/2/2025). 

BACA JUGA:Sadis! Remaja 19 Tahun di Jember Tega Mutilasi Ayah Kandung, Ternyata Sempat Bacok Tetangga Hingga Masuk RS

BACA JUGA:Terkuak! Antok Pelaku Mutilasi Uswatun di Ngawi Ternyata Tidak Sendiri, Kerabatnya Turut Terlibat

Pihak kepolisian menemukan jenazah baru yang ternyata istri korban dan dikubur di dalam septik tank dengan kedalaman capai 2 meter.

"Itu kedalaman septictank dua meter," ujar dia.

Pada saat dilakukan evakuasi Pembongkaran tersebut, jenazah istri pelaku telah menjadi kerangka namun jenazah tersebut masih utuh.

"Karena sudah tulang doang. Tapi, bisa disimpulkan dari kepala, tulang kaki, tulang kanan, semuanya masih berkumpul utuh," papar Mustofa.

Mustofa menjelaskan motif dibalik S tega menghabisi nyawa istrinya sendiri atas dasar cemburu karena pelaku menduga dia menyimpan laki-laki lain di hatinya.

BACA JUGA:Fakta Dibalik Pembunuhan dan Mutilasi Mayat Dalam Koper, Pelaku Ternyata Bukan Suami Siri korban

BACA JUGA:Remaja 19 Tahun di Jember Mutilasi Ayah Kandung, Bagian Tubuh Ditemukan Terpisah 200 Meter

"Tersangka ini merasa istrinya telah berselingkuh dengan orang lain. Sampai si pelaku ini gelap mata melakukan pembunuhan," ungkapnya.

Fakta Baru Terungkap, Polisi Beberkan Ada Korban Lain Selain Pegawai Koperasi yang Jadi Korban Pembunuhan

Yanti D.P

Yanti D.P


bacakoran.co - terkait pembunuhan pegawai koperasi di cibarusah, bekasi fakta terbaru terungkap oleh pihak kepolisian.

fakta ini terungkap berawal dari penemuan jasad pegawai koperasi yang dibunuh menggunakan kain dengan cara dicekik, di rumah pelaku di desa sindangmulya, kecamatan cibarusah, kabupaten bekasi.

kombes mustofa membeberkan fakta baru tersebut setelah dilakukan penyelidikan kasus awal yang terungkap.

"pada 2022 pelaku melakukan pembunuhan terhadap istri sahnya. jadi tersangka ini memiliki dua istri. istri yang pertama nikah siri, kedua ini nikah resmi," jelas mustofa di bekasi, dikenal bacakoran.co dari , kamis (6/2/2025). 

pihak kepolisian menemukan jenazah baru yang ternyata istri korban dan dikubur di dalam septik tank dengan kedalaman capai 2 meter.

"itu kedalaman septictank dua meter," ujar dia.

pada saat dilakukan evakuasi pembongkaran tersebut, jenazah istri pelaku telah menjadi kerangka namun jenazah tersebut masih utuh.

"karena sudah tulang doang. tapi, bisa disimpulkan dari kepala, tulang kaki, tulang kanan, semuanya masih berkumpul utuh," papar mustofa.

mustofa menjelaskan motif dibalik s tega menghabisi nyawa istrinya sendiri atas dasar cemburu karena pelaku menduga dia menyimpan laki-laki lain di hatinya.

"tersangka ini merasa istrinya telah berselingkuh dengan orang lain. sampai si pelaku ini gelap mata melakukan pembunuhan," ungkapnya.

sebelumnya, tragis, seorang pegawai koperasi di cibarusah, kabupaten bekasi harus meregang nyawa di tangan nasabahnya sendiri.

jasad wanita berinisial sp ini ditemukan dibungkus spray dan ditemukan dalam lemari rumah tersangka.

"telah ditemukan korban dalam keadaan meninggal dunia di dalam lemari baju terbungkus seprai. korban sp perempuan pegawai koperasi," ucap kepala bidang hubungan masyarakat polda metro jaya, komisaris besar polisi ade ary syam indradi, dikutip bacakoran.co dari , kamis (6/2/2025).

korban ditemukan pertama kali, senin (3/2/2025) siang, dan diduga dibunuh oleh pemilik rumah itu sendiri.

kronologi 

kasus pembunuhan ini terjadi di rumah pelaku di kampung cikeronjo rt 01/05, sindangmulya, cibarusah, kabupaten bekasi, pada selasa (4/2/2025).

awalnya sp datang untuk menagih hutang kepada pelaku, kemudian pelaku tidak terima dan mencekik korban sampai tewas lalu jasadnya ditaruh didalam lemari.

"kronologis kejadian korban datang menagih utang pinjaman kemudian pelaku mencekik korban ketika korban berbalik badan kemudian ditaruh di lemari," ungkap ade ary.

pada saat pertama kali ditemukan, saksi mencari sp karena tidak pulang dan pada saat ditemukan meninggal dunia dan pelaku diringkus.

“saksi mencari korban karena tidak kunjung pulang. diketahui korban sudah meninggal dunia, kemudian pelaku sempat melarikan diri namun berhasil diamankan polsek cibarusah,” sambungnya.

ketua rt setempat, misan juga mengatakan, mulanya ia menerima laporan dari atasan korban, bahwa sp hilang kabar saat tengah melakukan penagihan hutang.

korban sp diinformasikan hilang kabar, usai penagihan di rumah pelaku pada senin (3/2/2025) sore.

"memang kami menerima laporan dari pihak korban kepala cabangnya, itu malem jam setengah 1, dia sama karyawannya los kontek dari jam 3 sore," kata misan kepada wartawan.

pelaku dijerat pasal 338 kuhp tentang pembunuhan setelah ditagkap oleh anggota polsek cibarusah.

"utang pelaku 3 juta. pelaku saat ini sudah kami tahan, persangkaan pasal 338 kuhp," tuturnya.

Tag
Share