Terekam CCTV! Sindikat Pencurian Motor di Jakarta Barat Dibongkar Polisi,13 Unit Diamankan
Tim Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat melakukan penggerebekan penggerebekan gudang motor curian, lokasi itu dijadikan tempat penampungan kendaraan bodong, mereka menemukan 13 unit sepeda motor tanpa surat resmi, yang diduga kuat berasal dari h--
BACAKORAN.CO - Jakarta Barat kembali dihebohkan dengan penggerebekan gudang motor curian yang dilakukan oleh Tim Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat.
Lokasi yang dijadikan tempat penampungan kendaraan bodong ini ditemukan di Jalan Utan Jati, Kalideres, pada Selasa malam, 25 Maret 2025.
Saat polisi menggerebek tempat tersebut, mereka menemukan 13 unit sepeda motor tanpa surat resmi, yang diduga kuat berasal dari hasil kejahatan.
Namun, sayangnya, para pelaku yang menjadi pemasok kendaraan curian ini sudah melarikan diri sebelum polisi tiba.
BACA JUGA:3 Bocah Gresik Nyaris Diamuk Warga Gegara Ketahuan Curi Motor! Polisi Bongkar Modusnya
BACA JUGA:Tragis! Pemotor Tewas Meledak Usai Tabrak Sepeda, Diduga Bawa Bahan Mercon
Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKP Dimitri Mahendra, bersama AKP Ruben George dan Iptu Fery Oktarizal, mengungkapkan bahwa penggerebekan ini dilakukan setelah adanya laporan pencurian motor di pusat perbelanjaan Kembangan, Jakarta Barat.
Aksi pencurian tersebut tertangkap kamera CCTV, yang kemudian menjadi bukti utama penyelidikan.
Polisi pun mendapatkan informasi dari masyarakat mengenai sebuah rumah yang sering digunakan sebagai tempat penyimpanan kendaraan hasil curian.
"Begitu kami gerebek, kami temukan 13 unit sepeda motor tanpa surat, tapi para pelaku sudah lebih dulu kabur," ujar AKP Dimitri Mahendra.
BACA JUGA:Skandal Masih Panas, Kim Soo Hyun Batalkan Fanmeeting di Taiwan
BACA JUGA:Gagal Bawa Kabur Motor, Begal Bersenpi Babak Belur Dihakimi Warga, Rekannya Lolos
Saat ini, pihak kepolisian masih memburu para pelaku yang telah teridentifikasi.
Diperkirakan, mereka memiliki jaringan penadah yang lebih luas, sehingga kasus ini akan dikembangkan lebih lanjut.