Menangis Pilu! Ratusan Kerbau Mati Mendadak, Membuat Peternak Terpaksa Jual Ternak Dengan Harga yang Murah

Senin 15 Apr 2024 - 23:14 WIB
Reporter : Desta
Editor : Desta

BACAKORAN.CO - Setelah viral dan beredarnya banyak kerbau (Kebo) di daerah Air Sugihan (Sujian) Lecamatan Kabupaten Ogan Komering Olir (OKI) yang mati medadak.

Kerbau tersebut meninggal diakibatkan terserang penyakit Septiceimia Epizootica (SE) atau masyarakat menjulukinya dengan penyakit ibar kebo.

 

Banyak duit tebuang matek Gale

Posted by Sultan Andara on Friday, April 12, 2024

Penyakit tersebut menyebar luas hingga ke berbagai daerah di OKI seperti di kecamatan Pangkalan Lampam.

Hal tersebut menjadi Pemandangan yang memilukan ketika peternak kerbau karena hanya bisa memandangi puluhan kerbaunya mati mendadak.

BACA JUGA:Belum Tuntas Kasus Ratusan Kerbau Mati Mendadak, Kini Peternak Diminta Waspadai Antraks

Peternak hanya bisa memandangi detik-detik kerbaunya menggelepar di kubangan lumpur dan beberapa saat kemudian kaku tak bergerak.

 

Inilah kerbau yg terkena penyakit. Di desa riding 3..

Posted by Yosef Estrada on Wednesday, April 10, 2024



Hewan ternak yang satu ekor harganya bisa mencapai 20 hingga 30 juta rupiah itu mati mendadak.

Karena hal tersebut banyak peternak kerbau yang merasa stres dan bingung dengan kerugian dari kematian kerbau yang terjangkit penyakit SE.

Banyak pemilik yang putar otak hingga menjual kerbaunya dengan harga yang murah.

BACA JUGA:Usai Pemilu Tak Ada Parpol dan Pejabat yang 'Peduli Banjir'

Bahkan dari keterangan pemilik kerbau yang terpaksa menjual kerbaunya dengan harga yang sangat murah yakni hanya sebasar Rp 15.000/Kg.

Sebagian peternak juga membawa kerbau mereka yang masih hidup untuk di jual ke kota untuk mendapatkan harga yang lebih mahal.

BACA JUGA:Kocak! Kerbau ini Terekam Mengintip Rumah Tetangga, Warganet Pinjem Dulu Seratus

selain itu, Data dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten OKI, kerbau yang matimendadak itu jumlahnya sudah mencapai ratusan ekor.

Kategori :